Bareskrim Limpahkan Dua Tersangka TPPU Jaringan Ko Erwin ke Kejari Medan
MEDAN Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan tahap II perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merupakan pe
HUKUM DAN KRIMINAL
LHO'SEUMAWE – Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan untuk mengenang jasa para pejuang kemerdekaan, tetapi juga momen refleksi bagi bangsa ini. DR.
Nursanjaya Abdullah, Dosen UNIMAL Lho' Seumawe, menyoroti luka yang ditinggalkan pengkhianatan anak bangsa dalam sejarah perjuangan Indonesia, mulai dari Diponegoro hingga Cut Nyak Dhien.
Dalam tulisan refleksinya yang diterbitkan Segaris.Baca Juga:
Co, Nursanjaya menekankan bahwa banyak kemenangan pahlawan Indonesia tidak lepas dari ujian internal: pengkhianatan oleh bangsanya sendiri.
Ia mencontohkan Pangeran Diponegoro yang dikhianati hingga ditangkap di Magelang, Sultan Hasanuddin yang kalah karena kompromi bangsawan lokal dengan VOC, dan Perang Padri yang terpecah akibat konflik internal.
"Di Aceh, kisah kepahlawanan Teungku Chik di Tiro dan Cut Nyak Dhien juga menyimpan luka akibat pengkhianatan," tulis Nursanjaya. Ia menjelaskan bahwa pengkhianatan bukan hanya soal kekalahan fisik, tetapi juga retaknya solidaritas dan melemahnya perjuangan karena kepentingan pribadi sebagian elite.
Lebih lanjut, Nursanjaya menegaskan bahwa pengkhianatan tidak berhenti setelah kemerdekaan.
Korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan pengkhianatan terhadap nilai moral menjadi bentuk baru yang mengancam integritas bangsa.
Menurutnya, refleksi sejarah ini penting agar bangsa Indonesia belajar dari masa lalu dan mencegah munculnya pengkhianatan generasi kini.
"Kita yang hidup sekarang memikul tanggung jawab untuk menjaga sejarah agar tak berulang dalam bentuk baru. Mengenang pahlawan bukan sekadar upacara simbolis, tetapi panggilan menegakkan integritas, menolak korupsi, menumbuhkan keberanian moral, dan membangun solidaritas," tegas Nursanjaya.
Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya loyalitas dan integritas untuk memastikan bahwa perjuangan bangsa tidak runtuh karena retaknya barisan dari dalam.
Refleksi ini menjadi pengingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang sedikit pengkhianatnya.
MEDAN Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan tahap II perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merupakan pe
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026, diwarnai kericuhan. Kegiata
PERISTIWA
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban duga
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa T
PERISTIWA