BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Menggugat Kepahlawanan yang Dilumuri Dosa Kemanusiaan

BITV Admin - Senin, 10 November 2025 21:10 WIB
Menggugat Kepahlawanan yang Dilumuri Dosa Kemanusiaan
Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto, Presiden ke-2 RI. (Foto: bisnismarket)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto akan berdampak serius terhadap keadilan sejarah, moral publik, dan kesadaran generasi muda. Luka korban Orde Baru akan terbuka kembali, kepercayaan terhadap institusi negara akan terkikis, dan pendidikan sejarah berisiko kehilangan objektivitas moralnya.

Generasi baru dapat tumbuh dengan keyakinan bahwa pembangunan ekonomi dapat membenarkan represi politik, dan bahwa kekuasaan panjang dapat disamakan dengan kepahlawanan. Filipina telah menunjukkan akibat tragis dari glorifikasi diktator, bahwa populisme otoriter kembali tumbuh, dan kebenaran sejarah menjadi kabur oleh narasi nostalgia kekuasaan.

Pada Hari Pahlawan ini, kita diingatkan bahwa pahlawan sejati bukanlah mereka yang paling lama berkuasa, tetapi yang paling berani menegakkan kebenaran. Kepahlawanan tidak bisa diberikan kepada figur yang menodai kemanusiaan atas nama pembangunan.

Berdasarkan teori keadilan transisional, etika publik, dan kajian perbandingan global, Soeharto belum layak diberi gelar Pahlawan Nasional. Langkah semacam itu hanya akan membuka kembali luka bangsa yang belum sembuh dan mengaburkan batas moral antara pelaku dan korban sejarah.

Bangsa yang tidak jujur terhadap masa lalunya akan kehilangan arah di masa depan. Karena itu, pada Hari Pahlawan ini, marilah kita menegaskan kembali bahwa keadilan dan kebenaran adalah bentuk kepahlawanan tertinggi yang harus terus diperjuangkan, dan bukan demi membangkitkan dendam masa lalu, tetapi demi menjaga agar masa depan bangsa tidak dibangun di atas penyangkalan terhadap sejarahnya sendiri.*


*)Penulis adalah peneliti muda Indonesia di bidang fisika, komputasi, dan matematika.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Peringati Hari Pahlawan ke-80, Gubernur Bali Wayan Koster Ajak Generasi Muda Jangan Lupa Sejarah
Bangga! Presiden Prabowo Nobatkan “Napoleon dari Batak” Jadi Pahlawan Nasional
Wagub Sumut Ajak Pemuda Lawan Narkoba dan Judi dengan Semangat Nasionalisme, Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
AHY Terima Gelar Pahlawan Nasional untuk Sang Kakek, Sarwo Edhie: Terima Kasih Presiden Prabowo
MPR Resmi Tutup Kisah Politik Soeharto & Gus Dur, Nama Baik Presiden Pulih
Pimca BRI Padangsidimpuan: Semangat Pahlawan Tak Boleh Pudar di Tengah Perubahan Zaman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru