Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Pembicaraan Damai AS-Iran
JAKARTA Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada Senin, 23 Maret 2026, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengung
EKONOMI
Hilangnya tutupan hutan berarti hilangnya sistem pendingin tersebut.
Dampak pada Iklim, Laut, dan Cuaca
Efek deforestasi tidak berhenti di atmosfer - tetapi meluas ke laut dan sistem cuaca global. Sebuah studi ilmiah menunjukkan bahwa deforestasi di kawasan hutan tropis bisa menyebabkan pemanasan permukaan (land-surface temperature) secara regional, dan efek ini bisa terasa sampai ratusan kilometer dari lokasi pembabatan.
Selain itu, ketika karbon meningkat di atmosfer, efek rumah kaca akan menaikkan suhu global, termasuk suhu air laut. Laut-yang sedari awal adalah penyerap besar karbon dan panas-akan memikul beban tambahan.
Jika tutupan hutan terus berkurang, kemampuan daratan untuk menyerap panas dan karbon ikut melemah, dan laut akan semakin banyak menyerap panas dan CO₂.
Ini berpotensi menaikkan suhu permukaan laut, mengubah sirkulasi laut, meningkatkan frekuensi cuaca ekstrem, serta memperparah polanya.
Penelitian global bahkan menunjukkan bahwa fungsi "carbon sink" hutan - yang dulu mampu menyerap sebagian besar emisi manusia - kini sedang melemah.
Artinya, bukan hanya kita kehilangan hutan, tetapi juga kehilangan kemampuan alam untuk "menyerap balik" emisi yang kita hasilkan.
Kenyataan di Sumatera: Krisis Deforestasi dan Potensi Ikut Krisis Iklim
Melihat data 2023-2024, sekitar 222.000 hektar hilang di Sumatera, maka potensi emisi karbon dan dampak iklim dari kawasan ini saja sudah sangat besar.
Bila kita konservatif asumsikan bahwa setiap hektar yang hilang menyimpan paling tidak 200 ton karbon (atau setara dengan ratusan ton CO₂ ketika dilepaskan), maka kehilangan ratusan ribu hektar berarti pelepasan karbon dalam skala puluhan juta ton CO₂.
Jumlah itu bukan angka kecil - ini setara dengan ratusan ribu hingga jutaan kendaraan bermotor yang terus mengeluarkan emisi selama bertahun-tahun. Dan ini terjadi bersamaan dengan pelemahan penyerap karbon alami - yaitu hutan yang hilang.
Implikasinya tidak hanya lokal (banjir, longsor, kehilangan keanekaragaman hayati), tetapi juga global - pemanasan atmosfer, pemanasan laut, gangguan sirkulasi cuaca, perubahan pola hujan, dan meningkatnya kerawanan bencana alam.* (news.detik.com)
*) Penulis adalah Dosen Fisika, Koordinator Penanganan Perubahan Iklim SDGs (13), dan Kepala Research Center for Climate Change (RCCC) Universitas Negeri Padang.
JAKARTA Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada Senin, 23 Maret 2026, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengung
EKONOMI
JAKARTA Memori penuh adalah salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna ponsel pintar. Terutama bagi mereka yang akti
SAINS DAN TEKNOLOGI
OlehEliza Deis Widoputri. FAJAR baru saja hendak menyapa, namun aspal jalanan sudah lebih dulu panas oleh derap langkah yang sunyi tapi ter
OPINI
JAKARTA FIFA kembali menghadirkan inovasi besar dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026, kali ini dengan menggandeng YouTube sebagai plat
OLAHRAGA
JAKARTA Sebanyak 70.000 orang dari umat Nabi Muhammad SAW dipastikan akan masuk surga tanpa melalui hisab. Keistimewaan ini diperoleh be
AGAMA
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Selasa, 24 Maret 2026. Se
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) p
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa, 24 Maret 2
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 24 Maret 202
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Selasa, 24 Maret 2026. Sebagia
NASIONAL