Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
Untuk memahami hal ini, kacamata geopolitik kebencanaan Kelman menawarkan beberapa penjelasan: Pertama, Status Nasional Membuka "Tabir" Tanggung Jawab Struktural. Jika pemerintah menetapkan status nasional, publik akan menuntut penjelasan mendalam mengenai penyebab bencana.
Investigasi independen kemungkinan akan mengarah pada fakta deforestasi, pelanggaran izin tambang, dan aliran dana oligarki. Dengan tidak menetapkan status nasional, pemerintah dapat mempertahankan narasi bencana alam—sebuah narasi yang aman bagi oligarki dan para pengambil keputusan.
Kedua, Menghindari Tekanan atau Keterlibatan Aktor Internasional. Menurut Kelman, penetapan status nasional sering membuka pintu bagi bantuan luar negeri. Bantuan internasional biasanya datang dengan standar transparansi, audit, dan pemetaan kerentanan berbasis data.
Pembukaan keran bantuan internasional dapat membongkar praktik buruk pengelolaan hutan dan lahan yang selama ini dilindungi oleh elit lokal maupun nasional. Dengan menahan status nasional, pemerintah dapat mempertahankan kedaulatan atas narasi dan kebijakan tanpa campur tangan atau sorotan internasional.
Ketiga, Menjaga Stabilitas Rezim. Dalam pandangan Kelman, bencana selalu memengaruhi legitimasi politik. Status nasional sering dianggap pengakuan bahwa negara gagal melindungi warganya.
Pemerintah mungkin menghindari label ini untuk menjaga stabilitas citra kepemimpinan nasional, terutama di tengah kondisi ekonomi dan politik yang sedang sensitif.
Keempat, Politik Akses dan Distribusi Anggaran Pasca-Bencana. Penetapan status nasional mengalihkan kendali anggaran rekonstruksi ke tingkat pusat. Namun penundaan status ini memungkinkan pemerintah daerah dan jejaring oligarki lokal tetap memainkan peran dalam distribusi proyek pemulihan.
Dalam banyak kasus, proyek pasca-bencana adalah ladang basah bagi kontraktor tertentu. Inilah yang oleh Kelman disebut sebagai 'disaster politics'—bencana menjadi arena perebutan sumber daya, bukan sekadar operasi kemanusiaan.
Bencana sebagai Cermin Keretakan Negara
Jika tragedi Sumatra 2025 dibaca dengan lensa Ilan Kelman, maka jelas bahwa bencana ini adalah hasil pertemuan antara Kerusakan ekologis akibat oligarki ekstraktif, Kegagalan tata ruang dan izin tambang, Ketiadaan prioritas pada keselamatan manusia, Kalkulasi politik pemerintah dalam menetapkan status bencana.
Kelman menjelaskan bahwa bencana bukanlah ujian alam, melainkan ujian negara. Ia menguji bagaimana negara mengelola risiko, distribusi kekuasaan, dan pilihan kebijakan.
Dalam kasus Sumatra 2025, negara tampak memilih untuk melindungi stabilitas politik dan jejaring ekonomi tertentu, daripada mengakui bahwa bencana ini adalah "buatan manusia" yang seharusnya memicu koreksi besar dalam tata kelola lahan.
Sehingga banjir bandang dan tanah longsor Sumatra 2025 adalah sebuah alarm keras. Ia memperlihatkan bagaimana jarak antara kekuasaan dan manusia biasa dapat berubah menjadi jurang literal yang menelan rumah, jalan, dan nyawa.
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL