BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Pemanfaatan Teknologi Nuklir dalam Upcycling Mikroplastik

BITV Admin - Jumat, 09 Januari 2026 11:53 WIB
Pemanfaatan Teknologi Nuklir dalam Upcycling Mikroplastik
NUTEC Plastics dari IAEA, radiasi pengion kini diubah menjadi alat canggih bukan hanya mendaur ulang, tetapi juga menaikkan nilai (upcycling) limbah plastik menjadi sumber daya baru. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Efisiensi Energi Tinggi: Integrasi iradiasi dengan daur ulang kimia (seperti pirolisis) dapat menurunkan suhu operasional secara signifikan, menghemat energi, dan menghindari penggunaan katalis kimia.

Mengurangi Kebocoran ke Laut: Model P2O memprediksi bahwa penggunaan teknologi radiasi bersama konversi kimia dapat mengurangi kebocoran plastik ke lautan sebesar 4,41 kg per metrik ton sampah yang diolah.

Angka ini hampir dua kali lipat lebih efektif dibandingkan metode daur ulang mekanis biasa yang hanya mengurangi sekitar 2,3 kg per metrik ton.

Mencegah Kerugian Material: Saat ini, dunia kehilangan nilai material plastik senilai US$ 80-120 miliar per tahun karena daur ulang yang tidak efisien.

Teknologi nuklir memungkinkan plastik kualitas rendah untuk diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi, menutup kerugian finansial tersebut.

Peran Nuklir dalam Monitoring Lingkungan

Selain sebagai "mesin penghancur", teknologi nuklir juga berperan sebagai "detektif".

Teknik pelacakan isotop (isotopic tracing) memungkinkan ilmuwan melabeli mikroplastik dengan radiotracer untuk memetakan pergerakannya secara presisi di dalam tubuh organisme laut.

Teknik ini sangat sensitif dan akurat untuk memantau sebaran mikroplastik berukuran nano yang sulit dideteksi metode lain.

Dengan data ini, kita dapat memahami seberapa jauh racun plastik telah menyusup ke dalam seafoodyang kita konsumsi, memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi kebijakan keamanan pangan global.

Krisis plastik adalah panggilan bangun tidur bagi umat manusia untuk meninggalkan model ekonomi linear "ambil-buat-buang".

Teknologi nuklir, yang selama ini sering disalahpahami, kini menawarkan jalan keluar menuju ekonomi sirkular sejati.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Koster Mulai Pembangunan Titik 9 dan 10 Jalan Shortcut Bali Utara–Selatan
Pemdes Bogak Resmikan GERABAH, Gerobak Bank Sampah yang Hadirkan Sembako Murah untuk Warga
Hampir Semua Sumber Air di Malang Tercemar Mikroplastik, Ecoton: Ancaman Nyata untuk Kesehatan
Langit Jakarta Tak Lagi Bersih, Mikroplastik Terdeteksi — Apakah Ini Awal Masalah Lingkungan Skala Nasional?
Standarisasi Tata Kelola Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Perspektif Filsafat Hukum Tentang Otoritas dan Tanggung Jawab Kelembagaan
Waspada! Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru