Eks Penyidik KPK: Klaim Don Ritto soal Uang di Kafe de'Clan Harus Dibuktikan
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
MALANG– Peneliti Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) menemukan paparan mikroplastik di hampir seluruh sumber air di Kota Malang.
Dari 12 titik pengambilan sampel, 11 di antaranya terdeteksi mengandung partikel mikroplastik dengan jumlah antara satu hingga tujuh partikel per sampel.
Sampel tersebut diambil dari berbagai sumber air, mulai dari air tanah, air permukaan, air rebusan, hingga air PDAM. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar mikroplastik berbentuk film, filamen, dan fiber.Baca Juga:
Peneliti Ecoton, Rafika Aprlianti, menjelaskan bahwa mikroplastik jenis filamen umumnya berasal dari degradasi kantong plastik, sedangkan fiber dilepaskan dari pakaian berbahan sintetis seperti poliester saat proses pencucian.
"Paparan mikroplastik berpotensi merusak jaringan paru-paru, hati, dan sistem imun tubuh manusia," ujar Rafika dalam kegiatan talkshow bertajuk Membangun Kesadaran Hukum Lewat Bencana Mikroplastik di Universitas Widyagama Malang, Rabu (5/11/2025).
Ecoton bersama Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) melakukan penelitian terkait kadar mikroplastik di udara pada 18 kota di Indonesia selama periode Mei hingga Juli 2025, bertepatan dengan masa peralihan menuju musim kemarau.
Daerah yang menjadi lokasi penelitian mencakup Aceh Utara, Palembang, Jambi, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Denpasar, Gianyar, Kupang, Sumbawa, Pontianak, Palu, dan Bulukumba.
Hasil sementara menunjukkan kadar mikroplastik tertinggi ditemukan di Jakarta Pusat dengan 37 partikel terdeteksi dalam waktu dua jam pengambilan sampel.
Sementara kadar terendah ditemukan di Kota Malang, hanya dua partikel dalam periode yang sama.
Koordinator Kampanye Ecoton, Mochammad Alaika Rahmatullah, menjelaskan bahwa pencemaran mikroplastik di udara bersumber dari berbagai aktivitas manusia.
Partikel berukuran sangat kecil bahkan dapat menembus sistem pernapasan dan masuk ke aliran darah, memicu gangguan metabolisme serta reaksi imun.
"Kelimpahan mikroplastik di udara sangat dipengaruhi oleh intensitas aktivitas manusia dan minimnya vegetasi, terutama di wilayah perkotaan," ungkap Alaika.
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritisi penyerahan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaks
NASIONAL
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, kembali dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti akhirnya angkat bicara terkait fenomena menurunnya jumlah
PENDIDIKAN
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi, menjalani pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam di Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL