BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Mengapa Indonesia Harus Gabung Board of Peace

BITV Admin - Selasa, 27 Januari 2026 19:04 WIB
Mengapa Indonesia Harus Gabung Board of Peace
Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada pertemuan "Dewan Perdamaian" di sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 22 Januari 2026. (Foto: presidenrepublikindonesia/ IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kehancuran ini bukan sekadar lubang di jalan atau gedung yang retak. Kita berbicara tentang kebutuhan membangun ulang 500.000 rumah warga.

Itu belum termasuk ratusan sekolah, rumah sakit, perkantoran pemerintahan, dan pasar yang menjadi nadi ekonomi warga.

Membangun Gaza bukan sekadar renovasi; ini adalah membangun sebuah kota dari nol.

Tentu saja, pertanyaannya adalah: siapa yang akan membiayai semua ini? Estimasi biaya rekonstruksi Gaza mencapai angka fantastis, yakni 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp420 triliun.

Ini adalah angka yang sangat besar di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

Di sinilah kita bertemu dengan realitas pahitnya. Pemerintah Palestina saat ini tidak memiliki kemampuan finansial untuk menanggung biaya sebesar itu.

Lebih jauh lagi, dalam posisi geopolitik dan ekonomi saat ini, Palestina tidak memiliki kemampuan untuk berhutang (lack of creditworthiness) di pasar keuangan global. Mereka terkunci.

Jika dunia hanya mengandalkan bantuan sporadis atau mekanisme konvensional tanpa terobosan besar, riset memperkirakan butuh waktu 200 tahun bagi Gaza untuk pulih kembali.

Bayangkan, 200 tahun. Apakah kita tega membiarkan rakyat Gaza hidup di tenda pengungsian selama dua abad demi mempertahankan sebuah idealisme tanpa solusi?

Di sinilah peran Board of Peace menjadi krusial. Melalui skema pendanaan dan manajemen rekonstruksi yang terstruktur di bawah BOP, durasi pemulihan yang 200 tahun itu bisa dipangkas drastis menjadi hanya 5 tahun.

Pilihannya sangat biner: membiarkan penderitaan berlanjut berabad-abad, atau mempercepat pemulihan dalam satu dekade.

Soal biaya keanggotaan yang dikeluhkan mahal, ini sejatinya iuran gotong royong yang sangat fleksibel; bisa dicicil tiga tahun dan tidak perlu dibayarkan sampai akhir tahun pertama.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gotong Royong Nasional, Pemkab Konawe Kirim 100 Ton Beras untuk Aceh Pasca Bencana
Menlu Sugiono: Iuran Dewan Perdamaian Digunakan untuk Rekonstruksi Gaza
Wakil Ketua DPRD Medan Terima Perwakilan AMPK Bahas Kasus TPPO, RDP Segera Dijadwalkan
Indonesia Jadi Founding Member Dewan Perdamaian Trump, Menhan Tunggu Keputusan Kemlu soal Iuran
Jusuf Kalla: Perdamaian Gaza Harus Libatkan Warga Lokal, Bukan Hanya Negara Besar
Indonesia Resmi Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump, DPR Minta Penjelasan Pemerintah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru