Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inara Sati, Ungkap Dua Putranya Didiagnosis ADHD dan Autisme
JAKARTA Selebgram Inara Rusli, yang kini memilih menggunakan nama panggung baru, Inara Sati, kembali mencuri perhatian publik dengan cerit
ENTERTAINMENT
Oleh: Yudi Latif
SAUDARAKU, kehidupan tanpa rasa berdosa—rasa bersalah dan rasa malu—adalah kemabukan yang mengancam kewarasan.
Saat nurani tumpul, kuasa mudah menjelma angkara. Karena itu, keselamatan bersama menuntut kita—terutama elite negeri—kembali ke jalan cahaya.Baca Juga:
Puasa adalah panggilan Cinta untuk pulang. Ia mengosongkan diri agar jiwa diisi cahaya Ilahi, mengingatkan kefanaan, dan menajamkan kesadaran bahwa tak ada pengawasan setajam nurani yang merasa dilihat Yang Mahamelihat.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi membangun benteng batin. Di ruang sunyi tanpa saksi, hanya rasa salah dan malu yang mencegah pengkhianatan.
Dari sanalah karakter ditempa: kejujuran dijaga dan amanah dipelihara.
Bagi pemimpin, puasa adalah sekolah integritas. Ia mendidik sikap ugahari, tahu batas dan mengenal kata cukup. Menahan yang halal di siang hari menjadi latihan membatasi syahwat kuasa.
Jabatan bukan hak istimewa, melainkan titipan yang harus dipertanggungjawabkan.
Puasa juga melatih empati. Lapar dan dahaga mengingatkan pada derita rakyat, menumbuhkan kepekaan pada ketidakadilan, tak memperlakukan derita rakyat hanya dengan takaran statistika.
Ia menanamkan disiplin dan keberanian moral: berani mengakui salah, meminta maaf, dan memperbaiki kebijakan yang keliru; tidak silau pujian, tidak tergoda keserakahan, dan tidak dikuasai ambisi.
Pemimpin yang ditempa puasa memahami bahwa kekuasaan adalah sarana melayani. Ia menjaga lisan dari dusta, tangan dari korupsi, dan keputusan dari keberpihakan yang culas.
Tanpa rasa salah dan malu, kuasa hanya melahirkan kesombongan dan kehilangan kemanusiaan.
JAKARTA Selebgram Inara Rusli, yang kini memilih menggunakan nama panggung baru, Inara Sati, kembali mencuri perhatian publik dengan cerit
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil lima saksi dari biro perjalanan atau travel agent terkait dugaan korupsi d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapoksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, menilai bahwa rancangan UndangUndang (RUU) Pera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril mengusulkan pembentukan lembaga khusus yang akan mengelola aset ra
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi serius isu yang beredar di kalangan internal Kementerian Keuangan (Kemen
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR kembali mengundang sejumlah pakar untuk memberikan masukan terkait Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution mengumumkan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), melalui kuasa hukumnya, melaporkan ahli digital forensik Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menyampaikan respons terhadap usulan Presiden ke6 Republik Indonesia, Sus
NASIONAL