Bongkar Bukti Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Penggugat Serahkan Dokumen Baru ke PN Jakpus
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyerahkan bukti tambahan dalam perkara gugatan terkait legalisir ijazah Joko Widodo (
NASIONAL
Dinamikanya tidak hanya unik, tapi juga sarat simbol dan makna karena mempertemukan figur-figur dengan latar belakang politik dan sejarah yang cukup kuat di panggung nasional.
AHY, misalnya, dianggap sebagai figur muda penerus trah SBY yang membawa warisan Demokrat dengan segala citra kepemimpinan yang selama ini melekat pada seperti citra rasional-teknokratis ala SBY.
Lalu, di samping itu, ada sosok Gibran merepresentasikan kesinambungan gaya kepemimpinan populis-nasionalistik yang identik dengan citra kekuasaan Jokowi.
Sementara, di saat bersamaan hadir sosok Puan Maharani yang juga tidak kalah menarik sebagai seorang pewaris sah trah Sukarno melalui PDI Perjuangan dengan membawa figur besar Megawati.
Sudah barang tentu, dengan kemunculan ketiga figur ini, menegaskan sekali lagi soal politik Indonesia yang belum sepenuhnya lepas dari pengaruh dinasti.
Namun, betapapun demikian situasi riilnya, harus diakui bahwa dalam sistem demokrasi elektoral, legitimasi tetap dipengaruhi oleh kapasitas, rekam jejak, dan kemampuan menjalin koalisi luas dan men-drive kekuatan akar rumput.
Dinasti memang masih menjadi modal penting yang patut diperhitungkan, namun ia bukan jaminan kemenangan. Publik, terutama dari waktu ke waktu semakin rasional dan terinformasi, sehingga faktor kompetensi dan visi strategis menjadi penentu utama.
Dengan begitu, Pilpres 2029 tidak hanya tentang persaingan figur, melainkan juga tentang pertarungan narasi besar tentang arah Indonesia.
Apakah masyarakat Indonesia bakal memilih keberlanjutan kekuasaan berbasis jejaring domestik yang mapan, atau kepemimpinan dengan perspektif global yang progresif dalam membaca arah zaman? Dinamika inilah yang dipastikan bakal mewarnai perjalanan menuju 2029.
Strategi Global vs Domestik
Dalam lanskap politik global yang semakin memicu ketegangan geopolitik, peran seorang kepala negara begitu vital karena ia tidak hanya menjadi sosok yang memainkan peran penting di dalam negeri, tapi juga ikut menentukan arah dan kepentingan perdamaian dunia.
Di tengah rivalitas antara Amerika Serikat (AS), Tiongkok, dan Rusia, dunia pun kini mengalami perubahan kekuatan dari unipolar menjadi multipolar.
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyerahkan bukti tambahan dalam perkara gugatan terkait legalisir ijazah Joko Widodo (
NASIONAL
BOGOR Klaster hunian mewah di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dibongkar pada Rabu (30/9/2026). Pembongka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan drainase menggunakan Uditch di Jalan Bhayangkari, Kelurahan Indra Kasi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau proses revitalisasi SMP Negeri 6 di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Sei Tual
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama DPRD Kota Tanjungbalai menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubah
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Bunda Literasi Kota Tanjungbalai Mashadayani Mahyarudin menggelar kegiatan Sa
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyegel salah satu bangunan di kawasan Water Front City karena tidak memiliki Persetujuan Bangun
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau sejumlah titik infrastruktur dan sarana usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai memperkuat program ketahanan pangan dengan membuka lahan persawahan baru seluas 43 hektare di Kel
EKONOMI
ASAHAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader (LK) II tingkat nasional
PEMERINTAHAN