Koperasi "Alat Orang Miskin"
OlehMuhardis ADA alasan mengapa kita lebih mudah mengingat sapu lidi daripada penguatan kapasitas ekonomi berbasis kolektivitas. Ada al
OPINI
Oleh:Muhardis
ADA alasan mengapa kita lebih mudah mengingat "sapu lidi" daripada "penguatan kapasitas ekonomi berbasis kolektivitas".Baca Juga:
Ada alasan pula mengapa masyarakat lebih cepat menangkap istilah "orang miskin" dibandingkan "masyarakat desil bawah" atau "kelompok berpendapatan rendah".
Bahasa memiliki hukumnya sendiri. Ia tidak selalu berpihak pada ketepatan. Sering kali ia berpihak pada kesederhanaan stuktur.
Terkait hal itu, menarik mencermati pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut koperasi sebagai "alat orang miskin" dan mengibaratkannya seperti sapu lidi yang menjadi kuat ketika disatukan (Kompas.com, 13/07/2026).
Terlepas dari perdebatan mengenai kebijakan koperasi, pernyataan tersebut menyimpan pelajaran menarik mengenai bagaimana bahasa bekerja dalam ruang publik.
Pilihan kata pertama yang menonjol adalah kata "alat". Dalam kehidupan sehari-hari, alat identik dengan fungsi.
Pisau adalah alat untuk memotong. Jaring adalah alat untuk menangkap ikan. Cangkul adalah alat untuk mengolah tanah.
Alat bukan sesuatu yang abstrak, ia adalah sesuatu yang dapat dipegang, dipakai, dan dimanfaatkan.
Ketika koperasi disebut sebagai "alat orang miskin", koperasi tidak lagi hadir sebagai konsep ekonomi yang rumit atau lembaga yang penuh prosedur administratif, bukan?
Ia berubah menjadi sesuatu yang konkret dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.
OlehMuhardis ADA alasan mengapa kita lebih mudah mengingat sapu lidi daripada penguatan kapasitas ekonomi berbasis kolektivitas. Ada al
OPINI
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (U
EKONOMI
JAKARTA Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Hari yang disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari in
AGAMA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si., membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tim Penggerak PKK Kabup
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak Republik Prancis memperkuat kemitraan strategis dengan Sumatera Utara melalui
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara mengajak masyarakat mengunjungi P
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., menerima kunjung
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Salah satu langkah yang dilakukan
KESEHATAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., mengha
PEMERINTAHAN
NIAS BARAT Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara akan meningkatkan layanan 20 Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap sepanjang 20
KESEHATAN