BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Perampasan Aset dan Ujian Kepercayaan kepada Parlemen

Redaksi - Jumat, 28 Agustus 2026 09:06 WIB
Perampasan Aset dan Ujian Kepercayaan kepada Parlemen
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan sejumlah aliansi warga lainnya memadati depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Dikdik Sadikin

DI BAWAH terik Senayan, tanggal lahir dari jalanan: 15 Desember 2026.

Hari itu, 27 Agustus 2026, di depan pagar parlemen, orang-orang datang dengan spanduk, pengeras suara, dan kemarahan yang menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga:

Sebagian berasal dari Pati, Jawa Tengah. Sebagian lain mahasiswa dari sejumlah kampus.

Mereka menuntut Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset segera disahkan. Di dalam gedung, kalender tampaknya bergerak lebih lambat.

Setelah menerima perwakilan massa, pimpinan DPR menyatakan RUU itu akan diselesaikan paling lambat 15 Desember 2026.

Bahkan, pimpinan DPR disebut siap meletakkan jabatan jika komitmen tersebut tidak terpenuhi.

Janji telah dituliskan. Massa Pati kemudian meninggalkan Senayan. Jalan perlahan kosong. Botol-botol air mineral dikumpulkan. Spanduk dilipat. Bus-bus kembali bergerak ke timur.

Namun, sejarah mengajarkan: bubarnya demonstrasi sering kali merupakan saat ketika ingatan kekuasaan mulai memendek.

RUU Perampasan Aset bukan tamu baru di ruang tunggu legislasi. Gagasannya telah diinisiasi PPATK sejak 2008.

Pada 2011, ia tercatat berada pada tahap akhir harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Delapan belas tahun kemudian, ia masih bernama "rancangan".

Seorang anak yang lahir ketika gagasan itu pertama kali disusun kini telah selesai menempuh pendidikan menengah.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terinspirasi Tradisi Kesultanan Deli, Pemko Medan Rencanakan Yasin dan Ratib Al-Haddad Rutin Bulanan
Demi Anak Labusel Tumbuh Sehat dan Cerdas, Wabup Syahdian: Penanganan Stunting Harus Diwujudkan dengan Langkah Nyata
Bupati Labusel Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2026, Promosikan Potensi Daerah dan Peluang Investasi
Percepat Penurunan Stunting, Bupati Asahan Dorong Program Tepat Sasaran hingga Desa
Cegah Sengketa di Kemudian Hari, Pemkab Asahan Percepat Pendaftaran Tanah Wakaf
88.027 KPM di Asahan Dapat Beras Gratis, Wabup: Kalau Ada Pemotongan, Hubungi Saya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru