Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JAKARTA -Ribuan buruh bersiap-siap untuk menggelar aksi besar-besaran dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2024. Sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Serang, Surabaya, Semarang, Batam, Makassar, Banjarmasin, Ternate, Mimika, dan daerah lainnya akan menjadi saksi dari gerakan ini.
Presiden Partai Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan bahwa lebih dari 200 ribu buruh di seluruh Indonesia akan turut serta dalam aksi May Day ini. Mereka akan mengajukan dua tuntutan utama: pertama, mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja; kedua, menolak praktik Hapus OutSourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM).
Dalam aksi besar May Day di Jakarta, peserta aksi akan berkumpul di dekat Istana Negara tepatnya di Patung Kuda Indosat sebelum bergerak ke Stadion Madya Senayan untuk merayakan acara May Day Fiesta. Diperkirakan lebih dari 50 ribu buruh akan mengambil bagian dalam peringatan ini.
Menurut Said Iqbal, ada sembilan alasan buruh menolak aturan dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja. Salah satunya adalah terkait dengan upah minimum yang kembali pada konsep upah murah, di mana upah riil dan daya beli buruh turun hingga 30-40%. Hal ini membuat buruh tidak dapat menikmati peningkatan daya beli seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang dinikmati oleh kelompok lain.
Selain itu, faktor outsourcing yang tidak memiliki batasan jenis pekerjaan yang boleh di-outsourcing juga menjadi sorotan serius. Kontrak yang berulang-ulang hingga mencapai 100 kali kontrak juga menjadi perhatian, karena hal ini mengakibatkan ketidakpastian kerja bagi buruh.
Di samping itu, perubahan terkait pesangon, kemudahan PHK, pengaturan jam kerja yang fleksibel, pengaturan cuti yang tidak pasti, serta regulasi terkait tenaga kerja asing juga menjadi poin-poin penting yang menjadi sorotan dalam aksi May Day ini.
Dengan semangat menyuarakan Hapus OutSourcing Tolak Upah Murah, buruh Indonesia berharap agar pemerintah mendengarkan suara mereka dan melakukan perbaikan atas kebijakan yang dinilai merugikan bagi buruh dan pekerja di Indonesia.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA