Jokowi Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Pengamat: Ahli Pencitraan
JAKARTA Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Utama Lembaga Survei KedaiKopi, Hendri Satrio, menilai rencana mantan Presiden Jo
POLITIK
Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan dukungan penuh kepada anggota DPR RI, Yulius Setiarto, yang dijatuhi sanksi oleh Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Sanksi tersebut diberikan setelah Yulius mengungkapkan pernyataan terkait dugaan keterlibatan partai “cokelat” alias parcok dalam Pilkada Serentak 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keputusan MKD yang memproses Yulius atas pernyataan tersebut, alih-alih mendalami tudingan Yulius mengenai ketidaknetralan pihak kepolisian dalam Pilkada 2024. Menurut Hasto, Yulius sebagai anggota DPR memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya, dan hak tersebut dilindungi oleh imunitas legislatif.
“Kami memberikan dorongan kepada Saudara Yulius untuk tidak pernah berhenti karena setiap anggota DPR punya kebebasan untuk bersuara, kebebasan, dan juga dilindungi hak imunitas, sehingga apa yang terjadi di MKD juga menunjukkan bagaimana hegemoni kekuasaan itu bekerja,” ujar Hasto dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (4/12/2024).Hasto menyayangkan sikap MKD yang memberi sanksi teguran kepada Yulius. Ia menilai seharusnya MKD memberikan perlindungan kepada setiap anggota DPR RI, tanpa terkecuali, yang berusaha menyuarakan kebenaran dan melaksanakan tugasnya dengan integritas. “Jadi kami akan memberikan advokasi, bahkan kalau perlu itu sidang juga harus dibuat supaya masyarakat bisa mengetahui,” tambahnya.
Sanksi yang diberikan oleh MKD DPR berupa teguran tertulis terhadap Yulius Setiarto, Anggota DPR Fraksi PDIP, dilatarbelakangi oleh pernyataan kontroversial yang dilontarkannya mengenai dugaan keterlibatan partai “cokelat” dalam Pilkada Serentak. PDIP menilai bahwa Yulius berhak mengungkapkan apa yang ia yakini sebagai bagian dari kewajiban seorang wakil rakyat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.Pihak PDIP, sebagai partai tempat Yulius bernaung, menegaskan bahwa mereka akan terus mendukungnya dan memastikan bahwa hak berbicara serta kebebasan berpendapat di DPR tetap terlindungi. Hasto Kristiyanto menyatakan, langkah MKD tidak semestinya berlanjut menjadi pengekangan terhadap hak anggota dewan untuk berbicara dan mengungkapkan kebenaran di ruang sidang.Sanksi ini masih akan menjadi perhatian besar dalam dinamika politik jelang Pilkada Serentak 2024. PDIP pun terus memberikan advokasi kepada Yulius, dan jika perlu, mereka akan mengambil langkah lebih lanjut untuk melindungi hak konstitusional yang dimiliki oleh anggota DPR tersebut. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Utama Lembaga Survei KedaiKopi, Hendri Satrio, menilai rencana mantan Presiden Jo
POLITIK
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjelaskan penyebab sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam Kelompok Ter
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyoroti kesiapan tenaga pendidik dalam rencana pemerintah memperluas pembelajaran Bah
NASIONAL
MAGELANG Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta para alumni SMA Taruna Nusantara untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar ma
NASIONAL
MEDAN Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap modus penjualan ratusan sepeda motor tanpa dokumen resmi yang ditemukan di delapan gudang
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam menggemparkan warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabu
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas d
NASIONAL
CIREBON Seorang mantan calon anggota legislatif (caleg) di Kota Cirebon berinisial H (43) diduga melakukan pemerasan dan eksploitasi sek
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia memperketat kewaspadaan di seluruh pintu masuk negara menyusul penetapan wabah Ebola di Republik Demokratik
KESEHATAN
JAKARTA Pemerintah kini memiliki kewenangan untuk membekukan atau menangguhkan ekspor minyak bumi hasil produksi dalam negeri apabila kond
EKONOMI