Banding Ditolak, Vonis 5 Tahun Penjara Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Berlaku
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, dalam kasus gratif
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Di tengah meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia, kisah para penyintas menjadi sorotan penting. DBD, penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, telah menelan korban nyawa dan menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, hingga pekan ke-15 tahun 2024, terdapat sekitar 62.001 kasus DBD yang dilaporkan, dengan 475 kasus kematian yang terjadi di 151 kabupaten/kota di 28 provinsi di Indonesia. Di Sumatera Utara sendiri, kasus DBD mencapai 2.923 kasus, dengan Kabupaten Deli Serdang menjadi penyumbang kasus terbanyak.
Salah satu yang pernah mengalami perjuangan melawan DBD adalah Jaka, seorang warga Samosir yang menetap di Medan. Jaka mengalami gejala yang parah selama dua minggu, dengan tingkat trombosit yang rendah dan kesulitan berdiri. Meskipun dirawat di rumah sakit, Jaka mengalami masa yang sulit, dengan kehilangan nafsu makan dan perjuangan untuk mendapatkan kembali tenaganya.
Dalam upaya penyembuhannya, Jaka dan keluarganya mencoba berbagai cara, termasuk meminum sup daging anjing. Meskipun khasiatnya belum terbukti secara ilmiah, namun Jaka merasakan adanya perubahan setelah mengonsumsinya selama lima hari.
Namun, penggunaan sup daging anjing tidak sepenuhnya tanpa kontroversi. Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, mengonsumsi daging anjing dapat meningkatkan risiko terkena rabies dan infeksi parasit lainnya. Meskipun demikian, kepercayaan dan pengalaman pribadi seperti yang dialami Jaka menunjukkan kompleksitas dalam penanganan penyakit seperti DBD.
Kisah Azahra Salwa, seorang penyintas DBD dari Deli Serdang, juga menggambarkan betapa mengintimidasi dan menakutkannya gejala penyakit ini. Selama dua minggu, Azahra mengalami kebas pada kakinya, yang awalnya membuatnya merasa seperti lumpuh. Namun, dengan dukungan dan perawatan yang tepat, Azahra berhasil pulih dari penyakit ini.
Perjuangan dan pengalaman para penyintas DBD menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Dalam menghadapi ancaman penyakit yang serius seperti DBD, penting untuk terus meningkatkan kesadaran akan tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat. Selain itu, dukungan dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kesehatan menjadi kunci dalam upaya mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang kompleks ini.
(N/014)
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, dalam kasus gratif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan otoritas
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa susu formula tidak termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis
KESEHATAN
MEDAN Kegiatan Kongres V KORNAS GERBRAK yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat akhirnya resmi ditunda. Keputusan tersebu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan baru terkait devisa hasil ekspor sumber daya alam
EKONOMI
Oleh Dahlan IskanLANGKAH cepat dilakukan. Sehari setelah Presiden Prabowo berpidato darderdor di DPR, sebuah perusahaan baru berdiri. Nam
OPINI
OlehFathul WahidKATANYA, negeri ini sudah reformasi.Ibarat sebuah bus nama trayek diperbarui, nomor bus dicat ulang, slogan ditempel besar
OPINI
MEDAN Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, menegaskan bahwa tidak boleh ada pungutan tambahan da
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Tuha Peut Wali Nanggroe, Tarmizi M. Daud, menegaskan bahwa ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan he
AGAMA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa lembaganya terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat
NASIONAL