BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Animal Abuse! Pemilik Group Telegram Yang Menyebarkan Video Penyiksaan dan Pembunuhan Monyet

BITVonline.com - Jumat, 10 Mei 2024 06:18 WIB
Animal Abuse! Pemilik Group Telegram Yang Menyebarkan Video Penyiksaan dan Pembunuhan Monyet
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Di tengah keheningan hutan rimba Indonesia, terdengarlah suara gemuruh. Namun, bukan suara alam yang mengisi udara, melainkan jeritan kesakitan yang teramat mengerikan. Di balik semak-semak, Mini dan Milo, dua monyet ekor panjang yang tak berdosa, menjadi korban kekejaman manusia.

Tahun 2023, sebuah investigasi mendalam mengguncang dunia ketika mengungkap jaringan penyiksaan monyet internasional yang dipimpin oleh seorang perempuan Inggris, Holly LeGresley. Skandal ini menguak kegelapan di balik tabir perburuan sadis terhadap makhluk tak berdosa, yang tak terbayangkan oleh pikiran manusia.

BAB 2: Holly LeGresley: Dalang di Balik Kengerian

Holly LeGresley, seorang perempuan Inggris yang sebelumnya tidak dikenal, tiba-tiba muncul sebagai tokoh utama dalam jaringan penyiksaan monyet internasional. Dalam pengadilan Worchester, Inggris, Holly mengaku bersalah atas perannya dalam menyebarkan video penyiksaan dan pembunuhan monyet yang didapatkan dari Indonesia. Tindakan sadisnya tidak hanya terbatas pada menyebarkan video, tetapi juga melibatkan peran aktif dalam memperoleh dan mendistribusikan materi tersebut.

Yang lebih mengejutkan adalah motivasi Holly yang gelap dan kejam. Menurut jaksa di pengadilan, Holly mengungkapkan keinginan untuk menyakiti makhluk tak berdaya, bahkan membenci perempuan hamil dan anak-anak. Kejiwaan Holly yang terganggu menciptakan luka yang mendalam tidak hanya pada korban langsung, tetapi juga pada hati semua orang yang mendengar kisah ini.

BAB 3: Mini dan Milo: Korban yang Bertahan

Di tengah kegelapan yang mencekam, terdapat sinar harapan. Mini dan Milo, dua monyet ekor panjang yang menjadi simbol perlawanan dan ketabahan, berhasil selamat dari jaringan penyiksaan yang kejam. Kisah mereka, meski penuh dengan trauma, juga penuh dengan keajaiban penyembuhan.

Setelah diresapi oleh penyiksaan yang tak terbayangkan, Mini dan Milo kini mendapat kesempatan kedua untuk hidup. Dibawa ke Pusat Rehabilitasi Primata di Lembang, Jawa Barat, mereka menerima perawatan medis dan psikologis yang intensif. Di bawah cahaya kasih sayang manusia yang memelihara mereka, Mini dan Milo berangsur-angsur pulih, meski luka-luka masa lalu tidak akan pernah benar-benar hilang.

BAB 4: Mematahkan Rantai Kengerian

Kisah Mini dan Milo menjadi semangat bagi upaya memerangi kejahatan terhadap satwa liar di seluruh dunia. BBC, dengan determinasi yang tak tergoyahkan, telah membuka tabir kegelapan yang menyelimuti jaringan penyiksaan monyet. Namun, pekerjaan ini masih belum selesai.

Diperlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan bagi Mini, Milo, dan semua korban tak berdosa lainnya. Peraturan yang lebih ketat, penegakan hukum yang lebih tegas, dan kesadaran global yang lebih besar diperlukan untuk mengakhiri siksaan yang mengerikan ini.

Tak satu pun dari kita boleh berpaling dari kenyataan bahwa kita bertanggung jawab atas perlindungan makhluk-makhluk lemah dan tak berdaya di dunia ini. Kita harus bersatu sebagai satu, menghentikan siksaan dan mewujudkan dunia yang lebih baik bagi semua.

(N/014)
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru