Legislator Fraksi PKS Sebut Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK “Absurd dan Mengada-ada”
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
BITVONLINE.COM -Ular lanang sapi, atau dalam bahasa ilmiahnya Coelognathus radiatus, adalah salah satu spesies ular yang cukup dikenal di Indonesia. Ular ini memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya menjadi salah satu keajaiban dalam dunia reptil. Berikut adalah 5 fakta menarik tentang ular lanang sapi:
Berpura-pura Mati sebagai Strategi Bertahan Ular lanang sapi memiliki strategi pertahanan yang unik yaitu kemampuan untuk berpura-pura mati saat merasa terancam. Saat menghadapi bahaya, ular ini akan menggulingkan badannya, membuka mulut, dan menjulurkan lidahnya. Tak hanya itu, mereka juga mengeluarkan bau tak sedap dari tubuhnya untuk mengusir predator. Strategi ini terbukti cukup efektif dalam mengelabui para pengganggu. Kemampuan Mengangkat Kepala dan Menekuk Leher Ular lanang sapi memiliki kemampuan untuk mengangkat kepala dan menekuk lehernya saat merasa terancam. Gerakan ini dilengkapi dengan membuka mulut lebar-lebar dan siap menggigit bila perlu. Mereka juga dapat mengembungkan leher untuk terlihat lebih besar, mirip dengan gerakan yang dilakukan oleh ular kobra. Ukuran Tubuh yang Signifikan Panjang tubuh ular lanang sapi dapat mencapai 2,3 meter. Pola garis hitam dan putih yang memanjang di tubuhnya memberikan kesan yang menarik. Meskipun memiliki badan yang besar, mereka memiliki gerakan yang gesit dan cepat, terutama saat mengejar mangsa atau menghindari ancaman. Habitat dan Kebiasaan Makan Ular lanang sapi sering ditemukan di berbagai habitat seperti kebun, sawah, daerah pertanian, hutan, dan pemukiman. Mereka merupakan ular terestrial yang aktif di siang hari dan memiliki kemampuan memanjat yang cukup baik. Ular ini biasanya memakan hewan-hewan kecil seperti tikus, burung, dan kadal, yang secara tidak langsung membantu mengendalikan populasi hama di sekitar manusia. Manfaat bagi Lingkungan Meskipun terkadang dianggap sebagai ular yang agresif dan menakutkan, ular lanang sapi sebenarnya memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan manusia. Kemampuannya dalam membasmi hama seperti tikus membantu para petani dalam menjaga hasil panen mereka. Keberadaannya juga membantu mengurangi gangguan hama di pemukiman masyarakat.Dengan keunikan dan peran pentingnya dalam ekosistem, ular lanang sapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan alam. Penting bagi kita untuk tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan tidak mengganggu atau membahayakan hewan-hewan tersebut. Ular ini adalah salah satu contoh keindahan dan keajaiban alam yang patut kita hargai dan lindungi.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menggelar Gebyar Safari Ramadhan di Masjid Agung
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa penertiban lapak
PEMERINTAHAN
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL