Hanya 9,4 Persen Terbangun, Fadhlullah Soroti Lambatnya Realisasi Huntap di Aceh
JAKARTA Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat menetapkan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai priori
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM -Minum kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Kandungan kafein di dalamnya dipercaya dapat meningkatkan energi, mencegah kantuk, dan membantu meningkatkan fokus. Tak heran, banyak orang memulai hari mereka dengan secangkir kopi. Namun, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi agar manfaatnya lebih maksimal?
Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam European Heart Journal mengungkapkan bahwa waktu konsumsi kopi berpengaruh terhadap manfaat kesehatannya. Studi ini menyebutkan bahwa minum kopi pada pagi hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Lu Qi, Direktur Pusat Penelitian Obesitas Universitas Tulane di New Orleans, menemukan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi kopi, mereka yang minum kopi hanya di pagi hari memiliki risiko kematian dini 16% lebih rendah akibat penyebab apa pun dan 31% lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular.
Sebaliknya, mereka yang minum kopi sepanjang hari tidak mengalami manfaat serupa. Temuan ini tetap berlaku meskipun faktor-faktor lain seperti jam tidur, usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, serta kondisi kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi sudah diperhitungkan.
Dampak Terhadap Jam Biologis Tubuh
Penelitian ini juga mengindikasikan bahwa waktu minum kopi dapat mempengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Konsumsi kopi di sore atau malam hari berpotensi mengganggu siklus tidur, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif terhadap kesehatan jantung.
Vanessa King, ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menekankan bahwa studi ini bersifat observasional. Artinya, penelitian ini mengamati pola konsumsi tanpa melakukan eksperimen langsung. Meski demikian, hasilnya memberikan wawasan penting tentang hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan jantung.
Waktu Minum Kopi yang Disarankan
Berdasarkan temuan tersebut, para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi kopi di pagi hari guna mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Baik kopi berkafein maupun tanpa kafein memiliki efek yang sama dalam studi ini, sehingga pemilihan jenis kopi dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing individu.
Dengan memahami waktu terbaik untuk minum kopi, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur kebiasaan konsumsi mereka demi menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup.
(cb/a)
JAKARTA Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat menetapkan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai priori
PEMERINTAHAN
MEDAN Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menggelar pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah di Aula Lapas, Senin, 23 Februari 2026. K
NASIONAL
DENPASAR Pemerintah Kota Denpasar menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan agenda buka puasa bersama masyarakat Muslim di Masjid Al
PEMERINTAHAN
BINJAI Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Polres Binjai di halaman Mapolres Binjai, Jala
NASIONAL
BINJAI Masyarakat Peduli Keagamaan (MPK) Kota Binjai meminta pencopotan dua Kepala Lingkungan di Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Bi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKSEL Sidang perdana praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, terkait status tersangkanya d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menanggapi usulan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, terka
POLITIK
BINJAI SMK Negeri 2 Binjai menghadirkan nuansa baru dalam kegiatan Ramadhan 1447 H dengan mengintegrasikan program tadarusan AlQur&039
PENDIDIKAN
BATU BARA Guna mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melakukan Safari
PEMERINTAHAN
JAKARTA dr Piprim Basarah, dokter konsultan jantung anak sekaligus Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), membantah tudingan mangkir
KESEHATAN