Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
KARO -Terletak di jantung Kabupaten Karo, Gunung Sibayak menjelma menjadi destinasi wisata alam unggulan yang memadukan keindahan lanskap pegunungan, kekayaan hayati, serta nilai budaya yang kental.
Dikenal sebagai salah satu gunung berapi aktif yang aman untuk didaki, Gunung Sibayak terus menjadi magnet bagi para wisatawan dan pecinta alam, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dengan ketinggian mencapai 2.212 meter di atas permukaan laut, Gunung Sibayak menawarkan pengalaman pendakian yang relatif bersahabat namun tetap menantang.
Jalur pendakian favorit melalui Desa Jaranguda, Berastagi, menghadirkan pemandangan hutan tropis yang asri dan udara sejuk khas dataran tinggi.
Jalur alternatif seperti Sidebuk 2 turut melengkapi pilihan pendakian yang ramah bagi pemula hingga pendaki berpengalaman.
Dijuluki "Gunung Raja" oleh masyarakat adat Karo, Sibayak menyimpan nilai historis dan spiritual yang tinggi.
Letusan terakhir tercatat pada tahun 1881, dan hingga kini, aktivitas vulkanik di gunung ini terus dipantau dengan cermat oleh para ahli.
Kawah belerang yang masih mengepul menjadi ikon visual tersendiri, menciptakan atmosfer mistis dan unik di kawasan puncak.
Salah satu daya tarik utama dari Gunung Sibayak adalah momen matahari terbit.
Banyak pendaki yang memilih bermalam di area sekitar puncak demi menyaksikan keindahan fenomena alam ini, lautan awan yang menghampar dan semburat warna keemasan dari ufuk timur menjadikan pengalaman mendaki terasa istimewa.
Tak hanya itu, kawasan Gunung Sibayak juga dikenal dengan keanekaragaman flora dan fauna khas pegunungan tropis.
Di beberapa titik, wisatawan dapat menjumpai sumber air panas alami yang dipercaya memiliki khasiat kesehatan, menambah dimensi ekowisata yang edukatif sekaligus menyegarkan.
Demi menunjang kenyamanan pengunjung, telah tersedia sejumlah fasilitas dasar seperti pos penjagaan, warung makanan ringan, serta jalur pendakian yang ditata cukup baik.
Meski demikian, seluruh pengunjung tetap diimbau untuk membawa perlengkapan pribadi yang memadai, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pendakian.
Gunung Sibayak bukan sekadar destinasi wisata biasa.
Ia adalah simbol keindahan alam Sumatera Utara yang berpadu harmonis dengan kekayaan budaya lokal.
Dengan akses yang mudah, fasilitas yang memadai, dan panorama alam yang luar biasa, Gunung Sibayak patut menjadi tujuan wajib dalam daftar perjalanan para pencinta alam Nusantara.*
(ls/a008)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK