4 Prajurit BAIS TNI Terdakwa Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
SAMOSIR - Warganet dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan ratusan ikan mati mendadak di permukaan Danau Toba, Sumatera Utara.
Bangkai ikan tampak mengambang di tepian danau, membuat banyak pihak khawatir akan kondisi lingkungan di kawasan danau terbesar di Asia Tenggara itu.
Dalam video yang beredar luas di media sosial dan diunggah akun Facebook dan Instagram, terlihat ikan-ikan berwarna kemerahan mengambang tak bernyawa. Narasi dalam video menyebutkan bahwa penyebab kematian massal ikan ini diduga akibat kekurangan oksigen karena kondisi air yang kotor.
"Aduh Danau Toba, ikannya naik semua ke atas... kemungkinan besar karena kotornya air, dia tidak mendapatkan oksigen di bawah sana. Oh Danau Toba Nauli, kenapa seperti ini?" demikian suara dalam video tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala UPTD Kualitas Air Danau Toba Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Sumut, Abner Tarigan, mengatakan bahwa air Danau Toba belakangan ini mengalami kekeruhan yang cukup tinggi.
Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh ombak besar yang mengangkat lumpur dari dasar danau ke permukaan, sehingga menurunkan kualitas air dan memicu kematian ikan.
"Ombak besar menyebabkan lumpur naik ke permukaan, membuat air keruh. Hal ini yang memicu kematian ikan, terutama di kawasan Pangururan," jelas Abner.
Namun demikian, Abner menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan keaslian video yang beredar, meskipun dia juga telah menerima salinannya dari media sosial.
"Video itu memang saya terima juga, namun saya belum bisa memastikan kebenarannya secara teknis," tutupnya.
Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Lingkungan Hidup disebutkan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini, termasuk potensi pencemaran atau perubahan ekosistem yang mengancam keberlangsungan biota air Danau Toba.*
(d/j006)
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menanggapi langkah hukum yang ditempuh Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa dalam perkar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ratusan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam satu panggung untuk bercerita tentang Indonesia melalui film
ENTERTAINMENT
BATU BARA Aksi tawuran yang diduga melibatkan sejumlah remaja kembali terjadi di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia dengan menggelar
KESEHATAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Jakarta Utara, Bebizie Sri Mulyati, sebagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghormati proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap dua pegawa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perumda Tirtanadi menghadirkan sejumlah kebijakan baru untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih. Kebijakan it
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengerahkan personel kepolisia
NASIONAL
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, gembong narkoba yang menjadi buronan sejak November 2025. MR ditan
HUKUM DAN KRIMINAL