Wisata alam seperti Gunung Bromo, Semeru, dan Kawah Ijen, hingga destinasi rekreasi keluarga seperti Jatim Park dan Museum Angkut menjadi magnet utama kunjungan.
Sementara itu, Jawa Tengah berada di posisi ketiga dengan lebih dari 10 juta wisatawan.
Daya tarik utama berasal dari wisata budaya dan religi, seperti Candi Borobudur, Keraton Surakarta, dan kawasan Dieng.
Secara keseluruhan, Pulau Jawa menyumbang lebih dari 59 juta pergerakan wisatawan domestik, mencerminkan dominasi infrastruktur, aksesibilitas, dan ragam pilihan wisata yang kuat di wilayah ini.
Meski demikian, beberapa daerah luar Jawa juga mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Sumatera Utara, misalnya, berada di posisi keenam dengan 4,6 juta kunjungan, didorong oleh pesona Danau Toba dan kawasan Medan sekitarnya.
Libur nasional dan cuti bersama pada 17–18 Agustus 2025 mendorong peningkatan mobilitas masyarakat.
Seperti diketahui, tanggal tersebut merupakan bagian dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 933, Nomor 1, dan Nomor 3 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.
Ke depan, tren wisata domestik diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan pemulihan ekonomi, kemudahan akses transportasi, serta promosi wisata daerah yang masif.*