BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Keren! Para Pendaki Ini Gelar Aksi “Merdeka Sampah” di Gunung Talang via Bukik Bulek

Adelia Syafitri - Selasa, 18 November 2025 22:00 WIB
Keren! Para Pendaki Ini Gelar Aksi “Merdeka Sampah” di Gunung Talang via Bukik Bulek
Para Pendaki Gelar Aksi “Merdeka Sampah” di Gunung Talang via Bukik Bulek. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PEKANBARU — Aksi unik sekaligus inspiratif datang dari konten kreator asal Pekanbaru, Muhammad Arif, pemilik akun Instagram @_arifgondrong.

Bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam opentrip @keluarmaintrip, Arif menggelar kegiatan bertajuk "Merdeka Sampah" di Gunung Talang, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, melalui jalur pendakian Gunung Talang via Bukik Bulek, pada Sabtu, 8 November 2025.


Baca Juga:

Tapi aksi ini bukan sekadar bersih-bersih gunung biasa. Perjalanan Arif dan tim ke Solok saja sudah penuh cerita.

Bayangkan saja, mereka butuh tiga hari perjalanan, tanpa kendaraan pribadi, dan memilih nebeng kendaraan seperti pickup demi bisa sampai ke kaki Gunung Talang.

"Niat kali," begitu kira-kira.

Sesampainya di jalur pendakian Talang via Bukik Bulek, Danau Kembar, Arif mengaku langsung dibuat terkejut.

Sampah tampak berserakan di banyak titik: area camp, musala, hingga shelter 1–3.

Kondisi ini, menurutnya, jadi bukti bahwa kesadaran kebersihan di kalangan pendaki masih minim.

Dalam wawancaranya bersama bitvonline.com, Arif menegaskan bahwa aksi "Merdeka Sampah" bukan semata mengumpulkan sampah, tapi mengirim pesan kuat.


"Saya bersama Yudi, Imam, Jay, Rio, dan Iqbal serta rekan yang lain juga, melakukan Aksi Merdeka Sampah ini agar semua pendaki sadar akan kesalahannya yang selalu membuang sampah sembarangan. Kami ingin membuktikan bahwa gunung bukan tempat sampah. Gunung harus dilestarikan dan dijaga," ujarnya.

Meski lelah setelah perjalanan jauh dan medan pendakian yang tak ringan, Arif dan rekan-rekannya tetap semangat mengangkut sampah-sampah itu turun ke posko.

Hasilnya? Tidak sia-sia. Aksi mereka ternyata membawa perubahan nyata.

Pihak posko pendakian Gunung Talang kini mulai memperketat aturan:
* Semua logistik pendaki wajib dicatat sebelum naik.
* Semua barang bawaan harus dibawa turun kembali.
* Jika tidak, pendaki terancam sanksi atau denda.

Arif berharap langkah kecil yang mereka lakukan bisa membuka mata lebih banyak orang, terutama para pendaki yang kerap lupa bahwa alam bukan warisan, melainkan titipan.

"Semoga setelah aksi ini nggak ada lagi sampah yang berserakan di gunung. Kita bisa jaga alam bareng-bareng," tutup Arif.

Aksi sederhana, tapi dampaknya bisa sangat besar.

Kadang, perubahan memang dimulai dari segenggam sampah yang dipungut, dan keberanian untuk peduli.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Solok Jadi Penyangga Nasional, Bawang Merah Sumbar Stabil Saat Brebes Terpuruk
Kunjungan Istri Wapres, Ny. Putri Koster Paparkan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
PHKT Resmikan Sumur Bor 60 Meter di Kutai Kartanegara, Tingkatkan Akses Air Bersih Warga
Jambore Pemancing Aceh 2025: Hobi Mancing, Dampak Positif untuk Warga dan Lingkungan
Semangat Gotong Royong! Babinsa Turun Langsung Bersama Warga Bersihkan Pura Khayangan Puseh
Pantai Kuta Siaga! Gubernur Koster Turun Tangan Hadapi Sampah Kiriman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru