Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
PEKANBARU — Aksi unik sekaligus inspiratif datang dari konten kreator asal Pekanbaru, Muhammad Arif, pemilik akun Instagram @_arifgondrong.
Bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam opentrip @keluarmaintrip, Arif menggelar kegiatan bertajuk "Merdeka Sampah" di Gunung Talang, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, melalui jalur pendakian Gunung Talang via Bukik Bulek, pada Sabtu, 8 November 2025.

Baca Juga:
Tapi aksi ini bukan sekadar bersih-bersih gunung biasa. Perjalanan Arif dan tim ke Solok saja sudah penuh cerita.
Bayangkan saja, mereka butuh tiga hari perjalanan, tanpa kendaraan pribadi, dan memilih nebeng kendaraan seperti pickup demi bisa sampai ke kaki Gunung Talang.
"Niat kali," begitu kira-kira.
Sesampainya di jalur pendakian Talang via Bukik Bulek, Danau Kembar, Arif mengaku langsung dibuat terkejut.
Sampah tampak berserakan di banyak titik: area camp, musala, hingga shelter 1–3.
Kondisi ini, menurutnya, jadi bukti bahwa kesadaran kebersihan di kalangan pendaki masih minim.
Dalam wawancaranya bersama bitvonline.com, Arif menegaskan bahwa aksi "Merdeka Sampah" bukan semata mengumpulkan sampah, tapi mengirim pesan kuat.
.png)
"Saya bersama Yudi, Imam, Jay, Rio, dan Iqbal serta rekan yang lain juga, melakukan Aksi Merdeka Sampah ini agar semua pendaki sadar akan kesalahannya yang selalu membuang sampah sembarangan. Kami ingin membuktikan bahwa gunung bukan tempat sampah. Gunung harus dilestarikan dan dijaga," ujarnya.
Meski lelah setelah perjalanan jauh dan medan pendakian yang tak ringan, Arif dan rekan-rekannya tetap semangat mengangkut sampah-sampah itu turun ke posko.
Hasilnya? Tidak sia-sia. Aksi mereka ternyata membawa perubahan nyata.
Pihak posko pendakian Gunung Talang kini mulai memperketat aturan:
* Semua logistik pendaki wajib dicatat sebelum naik.
* Semua barang bawaan harus dibawa turun kembali.
* Jika tidak, pendaki terancam sanksi atau denda.
Arif berharap langkah kecil yang mereka lakukan bisa membuka mata lebih banyak orang, terutama para pendaki yang kerap lupa bahwa alam bukan warisan, melainkan titipan.
"Semoga setelah aksi ini nggak ada lagi sampah yang berserakan di gunung. Kita bisa jaga alam bareng-bareng," tutup Arif.
Aksi sederhana, tapi dampaknya bisa sangat besar.
Kadang, perubahan memang dimulai dari segenggam sampah yang dipungut, dan keberanian untuk peduli.*
(ad)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA