Bupati Karo Dukung Tim Paduan Suara GBKP Tampil di Panggung Internasional
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk dalam negara dengan prevalensi perokok tertinggi di dunia. Angka perokok di Indonesia diperkirakan meningkat dari 31,7 persen pada tahun 2000 menjadi 37,5 persen pada tahun 2025. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kesehatan dan angka kematian akibat rokok. Setiap tahun, sekitar 300 ribu jiwa di Indonesia meninggal akibat dampak rokok.
Berbagai upaya pengendalian yang dilakukan selama ini dinilai belum efektif. Untuk itu, diperlukan strategi baru seperti pendekatan Tobacco Harm Reduction (THR) guna menekan angka kematian akibat rokok. THR merupakan pendekatan yang menawarkan produk alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan akibat rokok. Produk dengan mekanisme pemanasan dianggap memiliki risiko lebih rendah dibandingkan rokok konvensional yang melibatkan pembakaran.
Studi oleh Public Health England menyebutkan bahwa produk alternatif ini 95 persen lebih rendah risiko dibandingkan rokok biasa. Menurut Assoc. Prof. Ronny Lesmana, pakar kesehatan Indonesia, pendekatan THR telah diterapkan di berbagai negara dan terbukti membantu perokok aktif untuk beralih ke opsi yang lebih aman. “Pendekatan ilmiah, kebijakan, serta teknologi harus dikombinasikan untuk mengurangi dampak berbahaya konsumsi tembakau.
THR dapat menjadi pilihan realistis bagi mereka yang sulit berhenti merokok,” ujar Ronny dalam acara Health Forum di Jakarta, Kamis (23/1/2025). Laporan Lives Saved Report 2024 memproyeksikan bahwa implementasi THR dapat menyelamatkan hingga 4,6 juta nyawa di Indonesia pada tahun 2060. Dengan integrasi THR ke dalam kebijakan pengendalian tembakau serta peningkatan akses perawatan kesehatan, angka kematian tahunan akibat rokok dapat turun dari 300 ribu menjadi 83 ribu jiwa.
Beberapa negara seperti Swedia, Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat telah berhasil menurunkan prevalensi perokok melalui penerapan THR. Untuk mencapai tujuan tersebut, dukungan pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat diperlukan, termasuk penguatan edukasi dan penelitian. Meskipun produk THR mulai tersedia di Indonesia, pemahaman masyarakat mengenai manfaatnya masih minim.
Prof. Dr. Wahyu Widowati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, menyebutkan perlunya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mendorong sosialisasi dan edukasi mengenai THR. “Jika pemanfaatan produk THR diatur dengan baik dan didukung pengawasan yang tepat, potensi besar bisa diwujudkan. Kolaborasi yang kuat antara pembuat kebijakan, peneliti, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” kata Wahyu.
Edukasi kepada masyarakat dinilai krusial untuk meningkatkan pemahaman tentang konsep THR. Penelitian yang lebih komprehensif juga diperlukan untuk memastikan implementasi yang tepat guna serta sebagai dasar kebijakan pengendalian tembakau di masa depan. “Dengan penelitian yang kuat dan edukasi yang tepat, THR dapat menjadi solusi efektif untuk menurunkan prevalensi merokok di Indonesia,” pungkas Wahyu.
(christie)
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap. Kepala Dinas Peker
PEMERINTAHAN
MEDAN Pada malam ke7 Ramadan 1447 H, Ustad Dr. Awaludin, M. Pd memberikan tausyiah singkat tentang kiat meraih kebahagiaan hidup di Mes
AGAMA
JAKARTA Sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga asal India untuk operasional logistik Koperasi Merah Putih dilaporkan telah tiba di Indonesi
EKONOMI
MEDAN Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyoroti lonjakan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN