"Kualitas layanan menjadi faktor utama dalam menarik wisatawan dan investor. Potensi kuliner Medan juga sangat kuat untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata," ujar Rico Waas.
Kepengurusan PHRI BPD Sumut periode 2026–2031 diketuai Melky Maydiroy Waas, yang dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PHRIHariyadi B.S. Sukamdani.
Melky terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XIII PHRI BPD Sumut 2026, yang ditutup secara resmi oleh Wali Kota Medan.
Rico Waas menegaskan, posisi Medan sebagai gerbang barat Indonesia menuntut kualitas layanan berkelas, terlebih karena kota ini menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara.
Ia mendorong pelaku industri hotel dan restoran menampilkan identitas budaya lokal melalui desain interior, musik, hingga sajian kuliner sebagai strategi promosi kota.
"Hotel dan restoran merupakan wajah pertama daerah bagi pengunjung. Dengan pelayanan dan promosi yang tepat, kita bisa bersaing tidak hanya dengan kota lain di Indonesia, tetapi juga destinasi internasional," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Rico Waas menegaskan Pemko Medan siap berkoordinasi dengan PHRI untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha, termasuk menyelesaikan persoalan teknis dan meningkatkan pelayanan di lapangan.
Acara pengukuhan juga dihadiri Sultan Deli ke-14 Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam, Konsul Kehormatan Turki H. Rahmat Shah, mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Dzulmi Eldin, serta tokoh masyarakat Ida Paloh.
Dengan kepengurusan baru, PHRI Sumut diharapkan mampu membawa energi baru untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan kuliner, sekaligus mendorong sektor ini memberikan kontribusi maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.*
(dh)
Editor
: Adam
Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Pariwisata dan Kuliner Medan, Tantang Kompetitor Hingga Mancanegara