Dolar AS Tembus Rp17.700, BI Pastikan Pelemahan Rupiah Tak Separah Krisis 1998
JAKARTA Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi perhatian publik setelah mata uang Garuda menye
EKONOMI
Jakarta – Dalam beberapa tahun terakhir, prevalensi penyakit kronis pada anak-anak meningkat, terutama disebabkan oleh pola konsumsi jajanan di sekolah yang tinggi akan garam, gula, dan lemak. Fenomena ini menjadi perhatian serius dari para ahli kesehatan.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ir. Annis Catur Adi, M.Si., menjelaskan bahwa risiko penyakit kronis pada anak usia sekolah bisa terjadi akibat pola makan yang tidak memenuhi asupan gizi seimbang. “Peningkatan kurva penderita penyakit degeneratif tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat yang tidak sehat, termasuk pola makan yang salah,” katanya dalam Seminar Edukasi yang digelar oleh Ajinomoto.
Ia menekankan pentingnya pemahaman gizi, perilaku konsumsi yang baik, dan gaya hidup bersih sebagai langkah preventif terhadap penyakit tidak menular. “Penyakit tersebut bisa dicegah sejak dini jika kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat meningkat,” tambahnya. Prof. Annis memberikan beberapa langkah untuk memenuhi asupan gizi seimbang harian agar terhindar dari risiko penyakit metabolik seperti diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, dan serangan jantung di kemudian hari.
Ia menyarankan untuk membaca label informasi gizi produk, mengganti gula dengan rempah-rempah alami, serta membatasi penggunaan minuman bersoda. Untuk mengurangi asupan garam, Prof. Annis memperkenalkan konsep ‘Bijak Garam’, yaitu dengan mengurangi penggunaan garam dalam memasak dan menggantinya dengan sedikit MSG. “Menggunakan MSG dapat mengurangi asupan natrium tanpa mengorbankan cita rasa masakan,” katanya.
Dosen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Purnawati Hustina Rachman, S.Gz., M.Gizi, juga menekankan pentingnya penyediaan kantin sehat di sekolah. “Mutu pangan dan kebersihan di kantin sekolah harus dijaga,” ujarnya. Hustina menyarankan untuk mengkategorikan jenis makanan dan minuman dengan sistem warna, untuk memudahkan pemilihan makanan sehat.
(christie)
JAKARTA Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi perhatian publik setelah mata uang Garuda menye
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat sektor ekonomi hingga tokoh penting Badan Pengelola Investasi (BPI) Dananta
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akhirnya buka suara terkait kasus dugaan korupsi proyek senilai Rp16 miliar yang menye
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah dapat kembali menguat hingga mendekati level Rp15.000 per do
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kepercayaan investor internasional terhadap perekonomian Indonesia masih tet
EKONOMI
JAKARTA CEO BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengungkap alasan penunjukan warga negara Au
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, dalam kasus gratif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan otoritas
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa susu formula tidak termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis
KESEHATAN
MEDAN Kegiatan Kongres V KORNAS GERBRAK yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat akhirnya resmi ditunda. Keputusan tersebu
NASIONAL