PSI Balas Sindiran PDIP soal Jokowi Injak Kepala Kerbau: Jangan Hina Adat Lampung!
JAKARTA Polemik prosesi adat yang dijalani Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima gelar adat di Lampung terus bergulir. Set
POLITIK
Ima, pemilik kantin sekaligus penginapan di kawasan tersebut, mengatakan lonjakan pengunjung dalam dua hari terakhir bahkan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi wisata.
"Walaupun di masa liburan sekolah biasanya ramai, tetapi tidak pernah seramai ini. Kalau padatnya pengunjung, sudah seperti saat tahun baru. Kami bersyukur karena orang menjadi ramai yang datang. Kalau bisa Pak Gubernur, Pak Bupati, pungli bisa dihapuskan seterusnya," katanya.
Hal senada disampaikan Icky, pedagang makanan ringan di kawasan wisata.
Ia mengaku omzet usahanya ikut meningkat seiring bertambahnya jumlah wisatawan sejak penertiban dilakukan.
Sejumlah wisatawan juga mengaku kini merasa lebih nyaman berkunjung ke Sidebuk-Debuk karena tidak lagi dihentikan dan dimintai uang oleh oknum pelaku pungli.
Rahmat Hidayat, warga Kota Medan yang datang bersama keluarganya, mengaku sempat enggan kembali berwisata ke lokasi tersebut karena pengalaman buruk sebelumnya.
"Kami sudah setahun tak kemari, karena pungli ini. Dua kali kena (dimintai uang masuk), di depan dan di tengah. Justru lebih besar uang kutipan di jalan daripada uang masuk ke pemandian," katanya.
Pengunjung lainnya, Sandy, berharap penertiban dapat dilakukan secara berkelanjutan agar praktik pungli benar-benar hilang dari kawasan wisata.
Ia juga mendukung rencana Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka jalur akses baru menuju lokasi wisata.
"Kami sudah lihat di Siosar, tempat itu tutup karena tak ada lagi pengunjung. Penyebabnya ya pungli. Jadi kami terima kasih kepada Pak Bobby, kalau bisa seterusnya begini, kita pun nyaman datang kemari," ujarnya.
Keberhasilan penertiban pungli di jalur menuju Sidebuk-Debuk dinilai tidak hanya meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Pemerintah berharap pengawasan dapat terus dilakukan agar kawasan wisata tersebut semakin aman, tertib, dan menjadi destinasi unggulan di Sumatera Utara.* (ad)
JAKARTA Polemik prosesi adat yang dijalani Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima gelar adat di Lampung terus bergulir. Set
POLITIK
KEFAMENANU Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD TTU yang diduga mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 10 wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim kem
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengaku tidak mampu menahan air mata saat melintasi kawasan Hutan Sipiongot, Kabupa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Magang Nasional 2026 bagi lulusan baru (fresh graduate). Pendafta
NASIONAL
JAKARTA Bos Blueray Cargo, John Field, mengaku menyesali keterlibatannya dalam perkara dugaan suap kepada pejabat Bea Cukai Kementerian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, Ricky Anthoni, menempuh jalur hukum setelah merasa nama baiknya dicemarkan mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA EA Sports kembali membagikan kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim para pemain pada Senin, 29 Juni 2026. Melalui kode
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wartawan Info Investigasi, Rundy Hadiyanto, keluar sebagai juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026 setelah
OLAHRAGA
MEDAN Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat pesisir Kota Medan untuk menin
PERISTIWA