BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Insiden Kericuhan Usai Laga PSMS Medan vs FC Bekasi City! Wasit Dikejar-kejar?!

BITVonline.com - Kamis, 03 Oktober 2024 04:34 WIB
Insiden Kericuhan Usai Laga PSMS Medan vs FC Bekasi City! Wasit Dikejar-kejar?!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG -Insiden tidak mengenakkan terjadi setelah pertandingan antara PSMS Medan melawan FC Bekasi City di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang. Pertandingan yang merupakan lanjutan Grup 1 di putaran pertama Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025 ini diwarnai oleh ketegangan yang melibatkan pemain, official, dan wasit, Bangkit Sanjaya.

Usai laga, Bangkit Sanjaya terlihat dikejar-kejar oleh pemain dan official PSMS Medan yang merasa tidak puas dengan kepemimpinannya. Situasi semakin memanas ketika beberapa supporter PSMS juga mulai melakukan pelemparan plastik berisi air ke arah lapangan. Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, pihak keamanan segera turun tangan untuk mengamankan keadaan. Wasit pun berlari cepat memasuki ruang ganti demi menghindari kerusuhan lebih lanjut.

Menurut laporan, kericuhan ini dipicu oleh beberapa keputusan kontroversial yang diambil oleh wasit, terutama pada insiden di menit akhir injury time babak kedua. Ketika itu, kiper FC Bekasi City, Cahya, terkapar di lapangan setelah mengalami benturan dengan pemain bertahannya sendiri. Insiden tersebut membuat Cahya harus mendapatkan perawatan medis di lapangan.

Menarik perhatian lebih banyak pihak, ambulan yang disiagakan untuk mengevakuasi Cahya masuk ke dalam lapangan. Namun, meski telah berada di lapangan, ambulans tersebut tidak segera membawa Cahya keluar. Sebaliknya, mobil tersebut terpaksa terparkir di tengah lapangan dan menunggu tim medis melakukan penanganan. Proses tersebut berlangsung cukup lama, sekitar 10 menit, hingga akhirnya ambulans kembali keluar tanpa membawa Cahya.

Kondisi ini memicu kemarahan tim PSMS Medan, yang merasa insiden tersebut telah mengulur waktu secara tidak adil. Setelah penanganan medis selesai, wasit memutuskan untuk melanjutkan pertandingan. Namun, laga hanya berlangsung selama satu menit sebelum berakhir tanpa gol, menciptakan ketidakpuasan yang mendalam di kalangan pemain dan pendukung PSMS.

Pelatih PSMS Medan, Nil Maizar, memberikan komentar tajam terkait kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, wasit kurang tegas dalam mengambil keputusan, dan ada beberapa momen krusial yang merugikan timnya. “Kan ambulans sudah masuk, tapi tidak jadi (dievakuasi). Kenapa keputusan ambulans boleh masuk dan kenapa ambulans ketika keluar tidak dikasih kartu kuning (pemain)?” ungkap Nil dengan nada kecewa.

Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan pertandingan yang baik dan transparansi dalam pengambilan keputusan, untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan. PSMS Medan diharapkan dapat meraih hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya, sementara semua pihak harus belajar dari insiden ini untuk menjaga sportivitas dan keamanan dalam sepakbola Indonesia.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru