BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Demi Cegah Karhutla, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Leuser Ditutup

Abyadi Siregar - Kamis, 03 September 2026 16:10 WIB
Demi Cegah Karhutla, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Leuser Ditutup
Gunung Leuser. (foto: travelinkmagz)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH – Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) menutup sementara seluruh jalur pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Penutupan berlaku mulai 1 September 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran di kawasan konservasi.

Baca Juga:

Kepala BBTNGL, Subhan, mengatakan penutupan berlaku untuk seluruh jalur pendakian di kawasan TNGL.

"Seluruh jalur pendakian di Taman Nasional Gunung Leuser ditutup sementara mulai tanggal 1 September 2026 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," kata Subhan, Rabu (2/9/2026).

Menurut Subhan, penutupan tersebut berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/082026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Surat edaran itu mengatur penutupan sementara serta pembukaan secara terbatas kegiatan wisata pendakian gunung di kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Subhan mengatakan keputusan menutup jalur pendakian juga mempertimbangkan kondisi musim kemarau 2026 serta kejadian kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia.

"Serta memperhatikan musim kemarau tahun 2026 akibat fenomena Godzilla El Nino dan bencana kebakaran hutan yang terjadi saat ini di beberapa provinsi di Indonesia," ujarnya.

Penutupan dilakukan untuk mengurangi aktivitas manusia di kawasan konservasi yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

BBTNGL juga meminta calon pendaki yang telah memiliki rencana perjalanan untuk melakukan penjadwalan ulang atau reschedule hingga jalur pendakian kembali dibuka.

Belum ada kepastian mengenai kapan seluruh jalur pendakian akan kembali dibuka. Pembukaan nantinya akan menyesuaikan kondisi dan kebijakan pengelola kawasan.

BBTNGL mengimbau masyarakat, pengunjung, penyedia jasa wisata pendakian, serta pihak terkait mematuhi kebijakan penutupan sementara tersebut.

Subhan meminta masyarakat dan calon pendaki tidak memaksakan diri memasuki kawasan TNGL selama penutupan masih berlaku.

Petugas akan memberikan sanksi kepada warga yang tetap melakukan pendakian selama masa penutupan. Besarnya sanksi akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran.

"Jenis sanksinya ringan sampai sedang tergantung kesalahannya," ujar Subhan.

Penutupan jalur pendakian ini menjadi salah satu langkah BBTNGL untuk menekan risiko kebakaran sekaligus menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Leuser selama kondisi musim kemarau.* (it/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Evyap di Sei Mangkei, Tiga Pekerja Meninggal
Gunung Sinabung Naik Level III, Bobby Nasution: Evakuasi Warga Harus Dipercepat
Sinabung Masih Semburkan Awan Panas dan Hujan Pasir, 160 Warga Kuta Tengah Mengungsi
Menhut Raja Juli Wanti-wanti Asap Karhutla Negara Tetangga Masuk RI: Asap Enggak Ada KTP
Kemarau Melanda, Ratusan Prajurit TNI dan ASN di Lhokseumawe Gelar Shalat Istisqa
Pemprov Sumut Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji untuk Korban Gempa NTT
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru