Kapolda Aceh Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Personel SDM Menjelang Rekrutmen Polri 2026
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
JAKARTA – Saksikan duel sengit dalam lanjutan Liga Champions 2024-2025 yang mempertemukan Atletico Madrid melawan Bayer Leverkusen, Rabu (22/1/2025) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, ini akan dimulai pada pukul 03.00 WIB. Sayangnya, laga tersebut tidak disiarkan di SCTV, tetapi dapat disaksikan melalui layanan live streaming di perangkat ponsel.
Bayer Leverkusen datang dengan catatan impresif, memenangi 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Tren kemenangan beruntun ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan besar dari Atletico Madrid. Di bawah kepemimpinan pelatih Xabi Alonso, Bayer Leverkusen kembali menunjukkan performa gemilang musim ini. Mereka berhasil mencatatkan delapan kemenangan di Bundesliga, dua di Liga Champions, dan satu di DFB Pokal dalam rentetan 11 kemenangan tersebut.
Konsistensi ini membuat mereka masih bersaing memperebutkan gelar di tiga kompetisi. Bayer Leverkusen saat ini menduduki peringkat keempat klasemen Liga Champions dengan 13 poin dari enam pertandingan. Di Bundesliga, mereka berada di posisi kedua, terpaut empat poin dari Bayern Munchen. Dalam DFB Pokal, mereka telah mencapai babak perempat final.
Namun, pertandingan melawan Atletico Madrid bukanlah tugas mudah. Tim asal Spanyol itu memiliki sederet keunggulan yang dapat menghentikan laju Bayer Leverkusen. Sebelum kekalahan mengejutkan dari Leganes di La Liga pekan lalu, Atletico Madrid mencatatkan 15 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Catatan impresif tersebut menjadi bukti bahwa Los Rojiblancos tidak bisa diremehkan.
Atletico juga memiliki keunggulan historis atas Bayer Leverkusen. Berdasarkan data Flashscore, Bayer Leverkusen belum pernah menang dalam tujuh lawatan terakhir ke markas tim-tim Spanyol sejak musim 2013/2014. Selain itu, Bayer Leverkusen kesulitan dalam laga tandang Eropa. Mereka hanya mencatatkan satu kemenangan dari enam laga tandang terakhir di Liga Champions, sementara sisanya berakhir dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Dengan kelemahan tersebut, Atletico Madrid memiliki peluang besar untuk memutus rekor kemenangan Bayer Leverkusen. Kemenangan di laga ini juga akan membawa Atletico Madrid yang kini di peringkat ke-11, naik ke posisi delapan besar, membuka peluang lolos otomatis ke babak 16 besar. Laga ini dipastikan akan menjadi duel yang menarik untuk disaksikan, dengan kedua tim berusaha keras menjaga asa di kompetisi tertinggi Eropa ini.
(christie)
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima kunjungan diplomatik dari perwakilan Kedutaan Besar Keraja
PENDIDIKAN
DENPASAR Personel Subsatgas Pam Jalur melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dalam rangka mendukung Ope
NASIONAL
DENPASAR Polda Bali menerima audiensi dari Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (11/3/2026). Audiensi me
NASIONAL
JAKARTA DPR RI Akan Bawa RUU PPRT dan Hak Cipta ke Paripurna Besok, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan Rancangan UndangU
POLITIK
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat di wilayah pesisir Indonesia waspada terhadap pot
NASIONAL
REJANG LEBONG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti dugaan praktik ijon proyek yang melibatkan Bupati Rejang Lebong, Muha
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Empat Tahun Buron, Terpidana Kasus Cabul Akhirnya Ditangkap Kejati Aceh. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agus Sugiarto, memaparkan tujuh masalah mendasar yang masih di
EKONOMI