PHI Gandeng Pemkot Samarinda dan Kejati Kaltim, Klaim Selamatkan Potensi Produksi Rp480 Miliar per Tahun
JAKARTA Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dalam upa
EKONOMI
JAKARTA -Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, mengungkapkan kebutuhan mendesak skuadnya untuk mendapatkan tambahan pemain jelang Piala Asia U-20 2025 yang akan digelar di China pada Februari mendatang. Usai meraih tiket ke putaran final turnamen setelah hasil imbang 1-1 kontra Yaman, Indra optimis akan menambah kekuatan timnya demi menghadapi kompetisi yang lebih ketat.
Dalam pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Stadion Madya GBK, Jakarta, Minggu (29/9/2024), Garuda Muda berhasil menyegel status sebagai juara grup F. Meskipun hanya mampu bermain imbang dengan Yaman, hasil tersebut cukup untuk memastikan mereka melaju ke fase berikutnya, berkat perolehan 7 poin dengan selisih gol +6, unggul tipis atas Yaman yang juga mengumpulkan 7 poin tetapi memiliki selisih gol +5.
Setelah pertandingan, Indra Sjafri menjelaskan bahwa waktu persiapan menjelang Piala Asia U-20 2025 sangat singkat, sehingga penting bagi tim untuk segera menyusun roadmap persiapan. “Kita harus sesegera mungkin buat roadmap untuk persiapan Piala Asia U-20 2025 pada 6 Februari. Bukan waktu yang panjang,” ujarnya.
Mencari Pemain BerkualitasIndra mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan amunisi baru dari klub-klub, guna menambah daya saing skuadnya di turnamen tersebut. “Kita akan coba lagi mencari pemain-pemain yang masih ada di klub dan belum bergabung,” tambahnya. Selain itu, pelatih berusia 61 tahun ini tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan pemain naturalisasi atau keturunan baru untuk memperkuat tim.
Ia menyoroti beberapa nama yang sedang dalam proses penggantian kewarganegaraan, termasuk Tim Geypens dan Dion Markx. “Mungkin tepatnya kita butuh pemain yang lebih berkualitas, apakah dia keturunan atau bukan,” kata Indra. Menurutnya, lima pemain keturunan telah direkomendasikan untuk melakukan pergantian kewarganegaraan, meskipun hanya tiga dari mereka yang diajukan secara resmi, termasuk Tim dan Dion, sedangkan satu nama lainnya, Maures, kabarnya batal.
Indra juga mengungkapkan komunikasi yang terus berlangsung dengan pihak yang dapat membantu merekrut pemain-pemain berkualitas. “Saya bicara dengan teman di Belanda, Symons, yang memberi sinyal untuk bergabung. Mudah-mudahan apa yang kita ajukan bisa cepat terealisasi,” jelasnya.
Diskusi dengan Welber JardimDi sisi lain, pelatih Indra Sjafri juga berencana untuk berbicara kembali dengan Welber Jardim, seorang pemain berdarah Indonesia-Brasil yang sebelumnya tidak tampil dalam laga-laga kualifikasi. “Dari tiga kali kita mengikuti Piala Asia (U-20), saya sepakat dengan Coach Shin bahwa kita mungkin butuh penambahan pemain. Ini yang akan kita diskusikan segera dalam minggu-minggu ini,” ungkapnya.
Indra menekankan pentingnya komunikasi dengan pemilik klub terkait ketersediaan pemain yang dibutuhkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20. “Kita juga akan coba bicara lagi dengan Welber Jardim dan tunggu pemain keturunan lainnya,” pungkasnya.
Menuju Piala Asia U-20 2025Dengan berbagai persiapan dan harapan untuk mendapatkan pemain baru, Indra Sjafri bertekad untuk meningkatkan kualitas timnya menjelang Piala Asia U-20 2025. Harapannya adalah agar Garuda Muda dapat tampil maksimal dan bersaing di kancah Asia. Skuad yang solid dan berkualitas menjadi kunci bagi Indonesia untuk meraih prestasi terbaik di turnamen bergengsi tersebut.
Dengan kerja keras dan strategi yang tepat, masa depan Timnas Indonesia U-20 terlihat cerah, dan para penggemar sepak bola tanah air tentu menantikan aksi-aksi gemilang mereka di Piala Asia U-20 2025.(N/014)
JAKARTA Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dalam upa
EKONOMI
PURWAKARTA Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri peresmian Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia N
PENDIDIKAN
JAKARTA Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, memimpin langsung Sakramen Perkawinan pasangan Carolus Raditya dan Klara Fidelia
NASIONAL
JAKARTA Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga, Prof. Henri Subiakto, mengkritik keras penanganan perkara hukum yang menjerat Ro
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengungkap dugaan kepemilikan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur
NASIONAL
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan menyoroti keberadaan dokumen undangan bimbingan teknis (bimtek) dal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penunjukan Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dinilai sebagai respons p
NASIONAL
JAKARTA Ketua Majelis Etik Ombudsman RI Jimly Asshiddiqie mengungkap adanya dugaan intervensi internal yang membuat pengawasan terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum para pemohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), Hadi Yanto, SH, MH, CLA, meminta majelis hakim Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryanti Deyang mengatakan lembaga yang dipimpinnya akan membentuk Dewan Pengarah yang
NASIONAL