Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi, dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini
JAKARTA Sistem peradilan pidana Indonesia dinilai perlu bekerja lebih terintegrasi untuk menghadapi perkembangan dan kompleksitas kejaha
EKONOMI
JAKARTA -Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat ini tengah menghadapi kisruh dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketegangan ini semakin memanas setelah Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyebutkan bahwa pernyataan sejumlah elite PKB terhadap NU telah melewati batas. Kisruh ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap persiapan PKB menjelang Pilkada Serentak 2024.
Gus Yahya, panggilan akrab Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa konflik ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Dalam pernyataannya, Gus Yahya mengkritik keras pernyataan beberapa tokoh PKB yang dianggap telah merendahkan posisi NU. Menurutnya, masalah ini memerlukan perhatian serius dari PBNU untuk menjaga integritas dan kehormatan organisasi.
“Masalah ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Beberapa pernyataan dari elite PKB telah melampaui batas dan menimbulkan sentimen negatif terhadap PBNU,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Minggu (28/7/2024). Ia menekankan bahwa PBNU sebagai lembaga perlu mengambil sikap tegas mengenai hal ini.
Sementara itu, PKB menepis tudingan tersebut dan menegaskan bahwa kisruh ini tidak akan mempengaruhi persiapan mereka untuk Pilkada Serentak 2024. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengatakan bahwa partainya tetap solid meskipun menghadapi ketegangan dengan PBNU. Ia mengimbau kepada seluruh jajaran PKB dan masyarakat Nahdliyin untuk tidak terpengaruh oleh konflik internal ini.
“PKB tetap solid dan tidak akan terganggu dengan urusan-urusan yang seperti ini. Kami berkomitmen untuk terus berjuang demi kepentingan masyarakat Nahdliyin,” ujar Jazilul kepada wartawan di DPR, Senayan, Selasa (30/7/2024). Ia juga menambahkan bahwa PKB berfokus pada legislasi, pengawasan pemerintah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dan meminta agar masyarakat tidak terlalu memperhatikan kisruh internal ini.
Kisruh ini dimulai setelah beberapa pernyataan dari tokoh PKB yang dianggap meremehkan atau menyerang NU secara langsung. Gus Yahya menyebutkan bahwa pernyataan-pernyataan tersebut menimbulkan reaksi negatif di kalangan elite NU. Meskipun PBNU memiliki hubungan historis yang erat dengan PKB, Gus Yahya menegaskan bahwa PBNU tidak ingin hanya mengurusi persoalan internal PKB.
“NU tidak mau hanya mengurusi PKB. Kami ingin fokus pada tugas utama kami sebagai organisasi, dan menjaga agar hubungan dengan PKB tetap berjalan baik tanpa terganggu oleh pernyataan-pernyataan yang tidak produktif,” tambah Gus Yahya.
Dengan adanya ketegangan ini, publik akan terus mengamati perkembangan hubungan antara PKB dan PBNU, terutama bagaimana dampaknya terhadap persiapan Pilkada Serentak 2024. Apakah kisruh ini akan berlanjut atau mereda, dan bagaimana kedua belah pihak akan menavigasi situasi ini, menjadi perhatian utama dalam beberapa waktu ke depan.
(N/014)
JAKARTA Sistem peradilan pidana Indonesia dinilai perlu bekerja lebih terintegrasi untuk menghadapi perkembangan dan kompleksitas kejaha
EKONOMI
MEDAN Institut Bisnis dan Komputer Indonesia (IBKI) Medan menghadirkan dua pakar dari Malaysia dalam kuliah umum yang digelar di Aula Ka
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh di
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Aceh Dr. H. Iskandar Muda Hasibuan menilai peningkatan kualitas pendi
PENDIDIKAN
JAKARTA Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai klaim pemerintah akan menerapkan Daru
NASIONAL
JAKARTA Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perl
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Fathimah Azzahra, terlibat perdebatan dengan Kapolres Metr
PERISTIWA
JAKARTA Penyanyi Pradikta Wicaksono atau Dikta resmi menikah dengan kekasihnya, Rachel Florencia atau Rachel Cia. Pernikahan keduanya be
ENTERTAINMENT
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran terbesar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 13 kepala dinas di Sumatera Utara terseret perkara dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korup
HUKUM DAN KRIMINAL