Dittipidsiber Bareskrim Blokir Rp 1,6 Miliar dari 40 Rekening Judi Online
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memblokir 40 rekening yang digunakan sebagai penampungan transaks
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Ahmad Sahroni, seorang tokoh politik yang juga menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, memilih untuk menolak surat rekomendasi yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Jakarta untuk maju dalam Pilkada Jakarta. Keputusan mengejutkan ini diungkapkan Sahroni dalam sebuah acara pengarahan di Jakarta Selatan, di mana ia memberikan alasan yang menarik.
Menurut Sahroni, alasan utama di balik keputusannya untuk tidak maju bukanlah karena takut melawan figur kuat seperti Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat yang juga dikenal sebagai sosok yang memiliki popularitas besar di kalangan masyarakat. Dalam pernyataannya, Sahroni bahkan menyatakan bahwa menantang Ridwan Kamil adalah hal yang mudah baginya.
“Makanya kenapa saya pernah ngomong sekali bahwa kalau hanya melawan Ridwan Kamil sangat mudah, sangat mudah,” ucap Sahroni dengan penuh keyakinan.
Namun, dalam konteks politik Jakarta, menurut Sahroni, tidak hanya popularitas semata yang dibutuhkan oleh masyarakat. Jakarta dikenal sebagai wilayah yang kritis dalam memilih pemimpinnya. Sahroni meyakini bahwa yang dibutuhkan adalah sosok yang tidak hanya terkenal, tetapi juga otentik dalam menjawab tantangan perkotaan yang kompleks dan modern.
“Orangnya modern semua dan bukan orang seperti daerah yang lain. Jakarta itu ada agak otentik dengan masalah smart. Jadi bukan hanya saja terkenal, tapi dia pada pemilih orang-orang yang otentik,” tegas Sahroni.
Selain Ahmad Sahroni, DPW NasDem Jakarta juga mengusung nama-nama lain seperti petahana Anies Baswedan dan Ketua DPW Jakarta, Wibi Andrino. Meskipun demikian, Wibi Andrino sendiri memilih untuk tetap berfokus sebagai anggota DPRD Jakarta dan menolak untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada mendatang.
Paska acara pengarahan tersebut, Sahroni juga ditanya mengenai keyakinannya terhadap kemampuan Anies Baswedan dalam menghadapi Ridwan Kamil dalam pertarungan politik di Jakarta. Dengan tegas, Sahroni menyatakan dukungannya terhadap Anies.
“Kalau Ridwan Kamil sama Anies, kalau diadu, saya pegang Anies,” ucap Sahroni, menunjukkan keyakinan dalam kemampuan dan popularitas Anies Baswedan sebagai figur yang mampu menjadi pesaing serius dalam Pilkada Jakarta.
Keputusan Ahmad Sahroni untuk tidak maju dalam Pilkada Jakarta menyoroti dinamika politik dan pertimbangan strategis dalam pemilihan calon yang diusung oleh partai politik. Meskipun menolak kesempatan untuk maju, Sahroni tetap aktif dalam memberikan arahan dan pandangannya terhadap dinamika politik lokal dan nasional.
Sebagai bagian dari proses demokrasi yang dinamis, pernyataan dan keputusan politik Sahroni ini menjadi bahan perenungan bagi publik dalam memahami kompleksitas dan strategi di balik persiapan Pilkada Jakarta yang akan datang.
(N/014)
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memblokir 40 rekening yang digunakan sebagai penampungan transaks
HUKUM DAN KRIMINAL
PYONGYANG Korea Utara (Korut) menggelar uji coba kapal perang yang melibatkan peluncuran rudal jelajah, diawasi langsung oleh pemimpin n
INTERNASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Menyambut Idul Fitri 1447 H, Polres Padangsidimpuan bersama jajaran Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektora
NASIONAL
PADANG SIDEMPUAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Padang Sidempuan ditargetkan sele
PENDIDIKAN
BATUBARA Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) K
PEMERINTAHAN
BATU BARA, SUMATERA UTARA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi sorotan awak media. Program yang sej
KESEHATAN
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menegaskan perlunya keterlibatan sektor perbankan dalam upaya pem
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Tim gabungan TNI melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Lingga Bayu, Kecama
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Personel Polsek Denpasar Selatan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait kecelakaan lalu lint
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengeksekusi aset hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari p
HUKUM DAN KRIMINAL