Kasus Bambang Tewas dan Fatur Dikeroyok Masih Didalami Polisi, Yusril Buka Suara
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Saffar Godam, dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang melibatkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Saffar diperiksa terkait pembentukan tim pemeriksa oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, yang bertujuan untuk melacak keberadaan Harun Masiku pada Januari 2020 lalu.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/1), Saffar mengungkapkan bahwa dirinya diperiksa mengenai kaitan dengan tim yang dibentuk oleh Yasonna pada waktu itu. “Saya tadi ditanya cuma ada kaitan pembentukan tim pemeriksa yang dibentuk oleh Pak Yasonna pada waktu itu,” ujar Saffar.
Selain itu, Saffar juga ditanyakan terkait data perlintasan Harun Masiku, yang tercatat pernah meninggalkan Indonesia menuju Singapura pada Januari 2020. Namun, Saffar menegaskan bahwa sistem imigrasi hanya mendeteksi Harun berangkat ke Singapura, sementara tanggal 7 Januari 2020, data perlintasan Harun tidak terdeteksi meskipun dia sudah kembali ke Indonesia.
Kasus ini berawal dari dugaan suap yang melibatkan Hasto Kristiyanto dan sejumlah pihak terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. KPK juga memeriksa Yasonna Laoly, yang sudah pernah diperiksa pada Desember 2024, untuk memberikan keterangan mengenai perannya dalam proses PAW yang diduga terkait dengan suap.
Saat itu, Yasonna menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM, dan Harun Masiku masih berkeliaran bebas meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yasonna juga sudah dicegah untuk bepergian ke luar negeri oleh KPK, namun ia mengaku tidak terpengaruh dengan pencegahan tersebut karena merupakan kewenangan KPK.
(N/014)
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan ukuran tunggal untuk men
EKONOMI
PONTIANAK Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk memohon hujan di t
PERISTIWA
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan PWI, Gang Gi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak stagnan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perda
EKONOMI
JEDDAH Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk merespons berbagai tindakan Israel di wilayah Pa
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (30/8/2026), masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut tidak berubah dibandin
EKONOMI
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengimbau masyarakat tidak membuka atau mengelola lahan dengan cara membakar. Langkah t
NASIONAL