BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

PKB Ungkap Hubungan Antara Prabowo dan Muhaimin Iskandar Tetap Akrab Pasca-Pilpres 2024

BITVonline.com - Minggu, 07 April 2024 04:50 WIB
PKB Ungkap Hubungan Antara Prabowo dan Muhaimin Iskandar Tetap Akrab Pasca-Pilpres 2024
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA  – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menegaskan bahwa hubungan antara calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan calon wakil presiden nomor urut 1 sekaligus Ketum PKB, Muhaimin Iskandar, tetap baik-baik saja pasca-kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Meskipun Pilpres telah usai, keduanya masih menjaga keakraban dan kerjasama antarpartai.

“Gerindra dengan PKB itu akrab, Pak Prabowo dan Pak Muhaimin akrab,” ungkap Jazilul Fawaid di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.

Menurut Jazilul, meskipun ada dinamika politik yang berlangsung dalam Pilpres, pertemuan antara Prabowo dan Muhaimin tidak perlu diumbar di ruang publik. Ini karena keduanya telah bersatu dalam visi yang sama untuk memajukan Indonesia, sehingga hubungan personal mereka tidak terpengaruh oleh dinamika politik.

“Hingga detik ini, hubungan Gus Muhaimin dengan Pak Prabowo tidak ada masalah. Meskipun nasib tidak mempertemukan Gus Muhaimin sebagai wakil Prabowo, mereka tetap memiliki visi bersama yang sudah disusun dengan matang,” tambahnya.

Namun, Jazilul juga menyoroti bahwa PKB sebagai partai masih belum memiliki pengalaman dalam berada di luar pemerintahan atau menjadi oposisi. Hal ini menjadi pertimbangan untuk memahami dinamika politik yang mungkin terjadi ke depan.

“PKB belum memiliki pengalaman di luar pemerintahan. Jadi, kami akan melihat dan belajar terlebih dahulu. Ini merupakan suatu tantangan baru bagi PKB dan kami siap untuk menghadapinya dengan bijaksana,” jelas Jazilul.

Hubungan antara Prabowo dan Muhaimin yang tetap akrab pasca-Pilpres memberikan sinyal positif tentang dinamika politik di Indonesia yang menjunjung nilai kerjasama antarpartai untuk kepentingan bersama dalam membangun bangsa.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru