JAKARTA – Para petinggi Partai Golkar, yang terdiri dari Ketua Umum Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan, dan Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, secara kompak mengingatkan para kader agar tetap solid dan tidak terpecah belah. Pesan ini disampaikan dalam rangka menjaga fokus para kader dalam menghadapi berbagai agenda politik, terutama dalam proses penghitungan hasil pemilu dan persiapan untuk perhelatan pilkada mendatang.
Ketua DPP Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, menjelaskan bahwa pesan dari para petinggi partai itu ditujukan agar kader tetap fokus dalam menyongsong proses penghitungan hasil pemilu dan mempersiapkan diri untuk menghadapi pilkada mendatang. Dalam situasi politik yang sedang berjalan, soliditas dan fokus kader dianggap sangat penting, terutama mengingat adanya persiapan untuk Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar pada Desember mendatang.
“Tahun politik saat ini memerlukan fokus para kader agar tidak terdistraksi oleh isu-isu yang datang dari luar partai. Soliditas kader juga menjadi kunci menjelang Munas yang akan datang,” ujar Bobby kepada wartawan.
Bobby menegaskan bahwa pesan tersebut tidak ditujukan kepada pihak tertentu di luar partai. Hal ini murni sebagai upaya untuk memastikan bahwa para kader Golkar tetap bersatu dan fokus dalam menjalankan agenda politik partai.
Meskipun beberapa spekulasi mengenai potensi kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Partai Golkar mencuat, Bobby menegaskan bahwa pesan tersebut hanya ditujukan kepada ketua-ketua DPD agar mempersiapkan diri untuk agenda politik mendatang.
Selama acara silaturahmi kader di Bali, Airlangga, Luhut, dan Ical menegaskan pentingnya kesatuan dan kesolidan dalam menjaga integritas Partai Golkar. Mereka menyoroti pentingnya menjaga kesatuan menjelang Munas, serta mengingatkan agar partai tidak mudah dimanipulasi oleh pihak eksternal.
Airlangga menekankan bahwa dalam proses menuju Munas, Golkar harus bersatu dan tidak terpecah belah. Hal ini untuk mencegah adanya upaya memecah belah partai menjelang acara Munas yang akan menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
“Golkar harus tetap solid dan tidak terpecah belah. Dari sekarang hingga Munas, pasti akan ada yang berusaha memecah belah Golkar,” ujar Airlangga dalam salah satu kesempatan.
Dengan adanya pesan yang disampaikan oleh para petinggi partai, diharapkan para kader Golkar tetap kompak dan fokus dalam menjalankan peran politiknya. Soliditas dan integritas partai diharapkan dapat terjaga, sehingga Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang relevan dalam peta politik Indonesia.
(K/09)
Petinggi Partai Golkar Jelaskan Pesan di Balik Luhut-Airlangga Ingatkan Jangan Terpecah