Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA -Sebanyak 258 pelanggaran lalu lintas tercatat di Simpang Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa (11/2/2025), dalam kurun waktu satu jam, yakni antara pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. Data tersebut diperoleh melalui penghitungan manual terhadap lima jenis pelanggaran selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2025, yang berlangsung pada hari kedua operasi.
Lima jenis pelanggaran yang diamati di lokasi adalah penggunaan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm, muatan kendaraan berlebih, menghalangi zebra cross, dan melanggar lampu lalu lintas. Dari kelima pelanggaran tersebut, pelanggaran paling dominan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm, yang mencapai 107 pelanggaran. Kemudian, pelanggaran terkait melanggar lampu lalu lintas berada di posisi kedua dengan 95 pelanggaran.
Berikut adalah rincian pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Simpang Slipi selama satu jam tersebut:
Tidak menggunakan helm: 107 pelanggaran
Melanggar lampu lalu lintas: 95 pelanggaran
Menghalangi zebra cross: 33 pelanggaran
Kendaraan dengan muatan berlebih: 17 pelanggaran
Menggunakan ponsel saat berkendara: 6 pelanggaran
Meski demikian, kondisi jalan di Simpang Slipi relatif lancar meskipun banyak pelanggaran terjadi, karena pelanggaran terkait lampu lalu lintas tidak menyebabkan kemacetan yang signifikan. Tidak ada petugas polisi yang berjaga di lokasi, namun satu polisi tampak keluar dari pos polisi setempat.
Operasi Keselamatan Jaya 2025 yang digelar oleh Polda Metro Jaya dimulai pada 10 Februari dan berlangsung hingga 23 Februari 2025. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas serta kepatuhan masyarakat terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa operasi ini juga bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Operasi ini melibatkan sembilan jenis pelanggaran, antara lain melanggar marka berhenti, melawan arus, menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, dan knalpot brong," ujar Ade Ary.
(km/n14)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN