Sejak pertama kali dilaksanakan, proyek jembatan gantung di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang memiliki banyak gunung, lembah, dan sungai. Jembatan gantung dianggap sebagai solusi vital untuk memperlancar mobilitas warga di daerah terpencil.
Pada 2023, Kementerian PUPR (sebelum perubahan menjadi PU) berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Cianjur, Cirebon, Subang, Ciamis-Kota Banjar, Sumedang, dan Tasikmalaya di Provinsi Jawa Barat. Proyek-proyek ini bertujuan untuk memperkuat akses dan konektivitas antar desa yang terisolasi.