Kebijakan Bikin Kena Mental! Survei CELIOS Sebut 75% Responden Stres di Era Prabowo
JAKARTA Sebanyak 75 persen responden dalam survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan mengaku mengalami s
NASIONAL
YOGYAKARTA -Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan tetap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 42 miliar untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun pemerintah pusat menyatakan bahwa anggaran program tersebut sudah sepenuhnya tercukupi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono, menegaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah DIY belum menerima instruksi tertulis terkait pengalihan anggaran MBG dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, pihaknya tetap mempertahankan anggaran yang telah dialokasikan. "Kalau belum ada dawuh (perintah) tertulis, kami tetap siapkan kerangka dukungan itu untuk MBG," ujar Beny pada Rabu (12/2/2025).
Beny juga menyampaikan bahwa pihaknya berhati-hati dalam melakukan perubahan alokasi anggaran tanpa adanya arahan yang jelas dari pemerintah pusat. "Nanti kalau kami geser (anggaran) lalu diperintahkan untuk backup pripun (bagaimana)? Jadi tetap taat pemerintah atasan kami," tambahnya.
Meski beberapa daerah lain mulai mengalihkan anggaran MBG untuk keperluan lain, Pemerintah DIY memilih untuk menunggu kejelasan lebih lanjut dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah serupa. "Kecuali sangat tegas betul-betul terpenuhi, kami akan geser di perubahan atau digeser di program dan kegiatan," kata Beny, menegaskan bahwa anggaran tersebut tetap dipersiapkan untuk pelaksanaan MBG di DIY sampai ada instruksi resmi.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa saat ini seluruh dana untuk program MBG sudah sepenuhnya disalurkan melalui APBN. Hal ini mengacu pada kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi masyarakat dapat dipenuhi tanpa bergantung pada dana daerah. Dadan mengingatkan, "Kita sekarang sudah masuk di program yang didanai oleh APBN. Kita fokus di situ saja. Karena sebelum program ini jalan, kan seluruhnya dibiayai oleh pribadi beliau," ujarnya dalam keterangannya pada Jumat (17/1/2025).
Namun, Pemerintah DIY tetap berkomitmen untuk menjalankan program MBG sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan, dengan harapan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hingga adanya keputusan resmi dari pemerintah pusat, alokasi anggaran sebesar Rp 42 miliar ini tetap dipertahankan untuk memastikan kelangsungan program tersebut di tingkat daerah.
(km/a)
JAKARTA Sebanyak 75 persen responden dalam survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan mengaku mengalami s
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah partai politik mulai menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pi
NASIONAL
DELI SERDANG Tim gabungan membakar enam barak yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba di bantaran rel kereta api M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Pelemahan terjadi keti
EKONOMI
BATU BARA Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku Dr Hamdi Hasibuan S.T,S.H,M.Hum memimpin langsung pelantikan d
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) turun Rp20.000 per gram pada Selasa (13/10/2026). Berdasarkan data dari laman Logam M
EKONOMI
JAKARTA Harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional tercatat mencapai Rp105.300 per kilogram (kg) pada Selasa (13/1
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap identitas delapan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pemb
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Hariyanto, S.H.I., M.Hum., M.Pd.DUA tahun bukan waktu yang panjang bagi sebuah pemerintahan. Namun, dua tahun cukup untuk mel
OPINI
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan terdampak pemadaman listrik pada Selasa (13/10/2026). Pemadaman berlangsung sekitar tujuh jam, mulai
PERISTIWA