Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
TANGERANG SELATAN -Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangkap dua pria yang viral karena menodongkan pisau di depan murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang, menegaskan tidak ada toleransi bagi aksi premanisme di wilayah hukumnya.
Polisi Bertindak CepatAKBP Victor Inkiriwang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme dan tindak kejahatan lain di Tangsel.
"Kami tidak mentolerir aksi premanisme. Tidak ada ruang bagi pelaku premanisme dan tindak kejahatan lainnya di wilayah hukum Tangsel. Kami akan tindak tegas," kata Victor dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (15/2/2025).
Menurut Victor, kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tangerang Selatan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Sampai saat ini, keduanya masih kami lakukan pemeriksaan. Kami akan proses sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.
Kronologi KejadianPeristiwa ini bermula dari sebuah video yang viral di media sosial pada Jumat (14/2). Video tersebut menunjukkan seorang pria mendatangi guru dan murid TK yang sedang berlatih drum band di halaman sekolah. Pria tersebut terlibat cekcok dengan seorang pria lain di lokasi, lalu pergi.
Namun, dalam video lanjutan, pria tersebut kembali bersama seorang rekannya dan langsung melakukan pemukulan terhadap pria berbaju cokelat di tempat kejadian. Salah seorang pelaku yang mengenakan celana loreng oranye terlihat menodongkan pisau ke arah korban.
Dugaan sementara, kedua pelaku mencoba meminta uang kepada pihak TK yang sedang mengadakan latihan. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran.
Pelaku Ditangkap di Lokasi Berbeda. AKBP Victor Inkiriwang mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengecek lokasi kejadian setelah menerima informasi mengenai aksi premanisme tersebut. Ia segera menginstruksikan timnya untuk menangkap pelaku dalam waktu cepat.
"Saya kemarin setelah mendapatkan informasi tersebut langsung cek TKP dan perintahkan Kasat Reskrim untuk mengejar pelakunya. Dalam waktu beberapa jam, keduanya sudah kita amankan," jelasnya.
Victor menambahkan bahwa kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi premanisme tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tindakan premanisme di lingkungan sekitar.
(dc/a)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA