BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Pemerintah Tegaskan THR untuk Driver Ojol, Aplikator Diminta Penuhi Hak Pengemudi

Redaksi - Senin, 17 Februari 2025 17:48 WIB
Pemerintah Tegaskan THR untuk Driver Ojol, Aplikator Diminta Penuhi Hak Pengemudi
Driver Ojek Online
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA SELATAN -Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, menegaskan bahwa negara akan memaksa aplikasi ojek online (ojol) untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pengemudi. Pernyataan ini disampaikan Noel saat orasi bersama ribuan driver ojol di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Senin (17/2).

Noel menegaskan bahwa hak pengemudi ojol untuk menerima THR adalah hal yang tidak bisa ditawar. "Negara tidak akan membiarkan warganya dieksploitasi. Kami akan memastikan aplikator memberikan hak yang menjadi tuntutan para driver," ujarnya.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.37 WIB ini awalnya diperkirakan akan diikuti oleh belasan ribu pengemudi ojol. Namun, jumlah yang hadir di lokasi terbatas pada puluhan driver saja. Meskipun demikian, tuntutan mereka tetap jelas, yakni meminta tunjangan hari raya yang diinginkan dalam bentuk uang, bukan barang seperti gula atau sembako.

Noel menambahkan bahwa para pengemudi hanya menginginkan hak mereka sebagai pekerja yang berisiko di jalanan. "Mereka tidak meminta gaji direksi atau saham perusahaan, mereka hanya meminta hak mereka yang sudah seharusnya mereka terima," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenaker juga mengingatkan bahwa demonstrasi yang dilakukan oleh para driver ojol adalah sah menurut hukum dan dilindungi undang-undang. Ia mengultimatum aplikasi transportasi online, seperti Gojek dan Grab, untuk tidak memberikan sanksi kepada pengemudi yang menyuarakan hak mereka.

Sebagai bentuk perhatian terhadap tuntutan tersebut, Noel mengungkapkan bahwa pihak kementerian sudah beberapa kali berdiskusi dengan manajemen aplikator. "Mereka sedang mempersiapkan tunjangan atau bonus untuk pengemudi, dan kami berharap hal ini dapat diselesaikan dengan baik," ujar Noel.

Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, yang turut hadir dalam aksi, menyatakan bahwa aksi ini akan diikuti oleh 500 hingga 1.000 driver ojol. "Aksi ini akan berlangsung dari jam 10.00 WIB hingga selesai, dengan harapan pemerintah dan aplikator segera memenuhi tuntutan kami," katanya.

Dengan adanya pernyataan dari Wamenaker, para pengemudi ojol berharap agar hak mereka dapat dipenuhi dan mereka dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan layak di rumah bersama keluarga.

(cn/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru