BREAKING NEWS
Minggu, 03 Mei 2026

Kekerasan Terhadap Siswa SMP dalam Aksi Tolak Program Makan Bergizi Gratis di Nabire, Viktor Tebai Diduga Terlibat

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2025 19:37 WIB
Kekerasan Terhadap Siswa SMP dalam Aksi Tolak Program Makan Bergizi Gratis di Nabire, Viktor Tebai Diduga Terlibat
Diduga Sekretaris Disdik Nabire, Viktor Tebai aniaya siswa yang tolak MBG.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA TENGAH -Sejumlah siswa yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 17 Februari 2025, untuk menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Aksi tersebut berakhir dengan pengamanan terhadap para pelajar oleh pihak kepolisian, yang kemudian dibawa ke Polres Nabire untuk diberikan arahan oleh petugas.

Namun, insiden terjadi saat seorang pria yang diduga Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Nabire, Viktor Tebai, terlibat dalam kekerasan terhadap seorang siswa SMP yang turut serta dalam aksi demonstrasi tersebut. Dalam rekaman video yang dibagikan oleh akun X @AntoniusCDN, terlihat Viktor yang meminta seorang siswa SMP untuk mengangkat tangan. Saat siswa tersebut melakukannya, Viktor langsung menendang dan menginjaknya, diduga karena marah dengan keterlibatan siswa tersebut dalam aksi unjuk rasa yang menentang program MBG.

"Ini masih anak SMP, masih anak kecil, masih ingusan," ujar Viktor dalam rekaman yang beredar. Ia juga mempertanyakan siapa yang membawa siswa tersebut ikut serta dalam aksi. Tindakannya langsung menuai kecaman dari warganet yang meminta agar Viktor Tebai diberikan tindakan tegas.

Banyak warganet yang mengkritik kekerasan yang dilakukan terhadap siswa tersebut. "Pecat oknum yang melakukan hal tak terpuji seperti itu," tulis seorang warganet. Tak sedikit pula yang menuntut Viktor dipecat dari jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Nabire. "Anak-anak diperlakukan seperti budak di zaman penjajahan," komentar warganet lainnya.

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru