"Mereka tetap giat bersekolah. Tidak ada yang malas, kecuali saat hujan atau mengalami kerusakan mesin," tambahnya.
Tradisi Turun-Temurun
Kepala Desa Sei Paham, Japilian, mengatakan bahwa kebiasaan bersekolah menggunakan sampan telah berlangsung sejak lama. Hal ini merupakan tradisi yang diwarisi dari generasi ke generasi.
"Sejak zaman nenek kami dulu, berangkat sekolah menggunakan sampan sudah menjadi kebiasaan. Dulu bahkan tidak ada mesin, harus mendayung sendiri," ungkap Japilian.