BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Kementerian BUMN: Tak Ada Alasan Tarik Uang, Pengelolaan Aset di Danantara Aman

Redaksi - Selasa, 25 Februari 2025 12:14 WIB
Kementerian BUMN: Tak Ada Alasan Tarik Uang, Pengelolaan Aset di Danantara Aman
Logo baru Kementerian BUMN
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Viola, menanggapi isu yang berkembang terkait kekhawatiran nasabah yang ramai-ramai menarik dana mereka dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akibat pengalihan pengelolaan aset ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Putri memastikan bahwa langkah tersebut tidak akan merugikan masyarakat.

Putri menjelaskan bahwa Kementerian BUMN sudah melakukan pembahasan dengan perwakilan Himbara terkait isu tersebut. "Memang ada ketakutan di kalangan masyarakat terkait bagaimana proses pemeriksaan, apakah ada jaminan, dan apakah dana mereka akan dikelola dengan baik di sana. Tapi saya pastikan, jangan khawatir, ini semua sudah dipikirkan dengan matang," ungkap Putri di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Ia juga menanggapi kekhawatiran masyarakat yang merujuk pada kasus 1MDB di Malaysia yang sempat mengguncang dunia. Menurutnya, pemindahan pengelolaan aset tidak akan melibatkan dana nasabah untuk investasi, sehingga masyarakat bisa merasa aman.

"Tidak ada rencana untuk menggunakan tabungan nasabah untuk investasi di BPI Danantara. Jadi, kami minta masyarakat tidak perlu khawatir atau terburu-buru menarik uang mereka," lanjut Putri.

BPI Danantara, yang baru diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk mengelola semua aset negara, termasuk aset-aset BUMN. Namun, peluncuran badan baru ini tidak lepas dari kontroversi, mulai dari aturan baru dalam UU BUMN hingga isu penunjukan pejabat yang dikaitkan dengan politik.

Terkait hal ini, Putri menegaskan bahwa Kementerian BUMN terus mengupayakan transparansi dan pengelolaan yang baik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

(cn/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru