Sumbang 22 Persen PDB Nasional, Sumut Ajak Provinsi se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Ekonomi
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kerja sama antarprovinsi di Pulau Sumatera untuk mempercepa
PEMERINTAHAN
BELAWAN – Keamanan di Pelabuhan Belawan semakin memprihatinkan! Seorang sopir angkot, Agus Saidun, menjadi korban perampokan terang-terangan di kawasan Bandar Deli, Pelabuhan Penumpang Belawan, pada Selasa, 25 Februari 2025. Namun yang lebih mengejutkan, polisi yang bertugas di lokasi justru diam saja, tanpa tindakan!
Polisi Cuek, Penjahat Merajalela!
Agus mengalami perampokan saat hendak membayar uang parkir di gerbang masuk pelabuhan. Seorang pelaku dengan nekat merampas handphone dari tangannya dan langsung kabur. Agus yang refleks mengejar, segera melapor kepada polisi lalu lintas yang sedang berjaga di sekitar lokasi. Tapi apa yang terjadi? Bukannya menolong, polisi itu hanya menyuruh Agus membuat laporan ke Polres!

Kotak HP yang dirampok
Serius? Kejahatan terjadi di depan mata, tapi polisi malah lepas tangan? Kalau harus laporan dulu baru bertindak, buat apa ada polisi di tempat kejadian? Apakah tugas mereka hanya berdiri tanpa berbuat apa-apa?
Pelabuhan atau Sarang Penjahat?
Pelabuhan Belawan seharusnya menjadi gerbang internasional, tapi kenyataannya justru dikuasai para kriminal. Premanisme dan perampokan bebas berkeliaran, sementara aparat keamanan tutup mata dan telinga. Apa kerja Polres Pelabuhan Belawan? Apakah keamanan masyarakat bukan prioritas mereka?

Terminal Pelabuhan Penumpang Belawan, Bandar Deli
Agus mengaku kecewa dan marah. Menurutnya, pengamanan di pelabuhan ini sangat lemah dan jauh dari standar internasional. "Kalau pelabuhan saja tidak aman, bagaimana dengan tempat lain di kota ini?" ujarnya.
Yang lebih miris, saat ditanya apakah ia sudah membuat laporan ke polisi, jawaban Agus sangat menyedihkan:
"Percuma lapor polisi. Kalau mau dapat keadilan, saya harus jual sapi dulu buat bayar ini itu. Kalau nggak bayar, ya nggak bakal ditangani."
Apakah ini wajah penegakan hukum di negeri ini?
Sudah Saatnya Aparat Bertanggung Jawab!
Kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi kepolisian dan pengelola pelabuhan. Jangan cuma duduk manis menikmati gaji rakyat, tapi saat rakyat butuh perlindungan, malah berpaling! Tindakan tegas harus diambil, baik terhadap pelaku kejahatan maupun oknum polisi yang lalai dalam tugasnya.
Jika situasi ini terus dibiarkan, kita pantas bertanya:
Apakah Pelabuhan Belawan masih milik negara, atau sudah jadi sarang para penjahat?
r05
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kerja sama antarprovinsi di Pulau Sumatera untuk mempercepa
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus memper
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sultan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan pemeriksaan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto akan menganugerahkan tanda jasa dan kehormatan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi bangsa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto ba
POLITIK
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi majelis hakim P
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (12/8/2026). IHSG naik 105,96 poin atau 1,69
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengungkap sosok yang mengajukan tantangan hafalan Al Quran berhadiah minuman keras (miras) dalam acara The Sounds Projec
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut transaksi senilai Rp
NASIONAL