SEMA 3/2026 Dinilai Bisa Ubah Strategi Praperadilan, Pakar: Tersangka Harus Bergerak Cepat
JAKARTA Terbitnya Surat Edaran Mahkamah Agung atau SEMA Nomor 3 Tahun 2026 dinilai dapat mengubah strategi tersangka dan kuasa hukumnya d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali mengungkit pernyataan Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto, terkait stabilitas partai. Dalam momen yang penuh makna bagi AHY, Prabowo menekankan pentingnya pertahanan partai dan menanggapi adanya gangguan terhadap stabilitas Partai Demokrat, khususnya terkait Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD) yang digagas oleh Moeldoko.
AHY mengenang percakapan tersebut saat bertemu dengan Prabowo di Rumah Kertanegara IV, Jakarta Selatan, yang memberi semangat bagi dirinya dan keluarga besar Partai Demokrat.
"Saya ingat pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto, beliau menyampaikan, 'Saya juga tidak suka ada upaya pembegalan partai seperti itu.' Kalimat singkat itu sungguh berarti di hati kami semua," kata AHY dalam sambutannya pada penutupan Kongres VI DPP Partai Demokrat di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Pernyataan Prabowo, menurut AHY, terpatri dalam dirinya karena datang dari seorang pemimpin yang sangat memahami perjuangan membangun sebuah partai dan menjaga soliditas kader.
"Saya yakin keberpihakan Pak Prabowo berasal dari pengalaman panjang beliau, dan itu sangat berarti bagi Partai Demokrat," tambah AHY.
Selain itu, AHY juga mengungkapkan bahwa Presiden ke-5 RI dan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, juga memberikan perhatian terhadap masalah yang tengah dihadapi Partai Demokrat. AHY mengungkapkan bahwa Megawati tidak sepakat dengan praktik-praktik politik amoral yang dapat merusak keutuhan partai.
"Kabarnya Ibu Megawati Soekarnoputri juga tidak setuju dengan praktik-praktik politik amoral dan inkonstitusional, karena beliau juga pernah mengalaminya di masa lalu," ungkap AHY.
Sebagai bagian dari pesan moral, AHY mengimbau seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap menjaga kesetiaan kepada partai dan mengutamakan idealisme dalam berpolitik. Ia menegaskan bahwa politik bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi lebih tentang siapa yang berdiri di sisi kita ketika badai datang.
"Politik adalah tentang memilih jalan yang benar, tentang nurani. Partai Demokrat ada hari ini bukan untuk kepentingan sesaat, tetapi untuk kepentingan rakyat," tutup AHY.
(tb/p)
JAKARTA Terbitnya Surat Edaran Mahkamah Agung atau SEMA Nomor 3 Tahun 2026 dinilai dapat mengubah strategi tersangka dan kuasa hukumnya d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengamat politik Center for Indonesian Reform (CIR), Subhan Akbar, menilai peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk ma
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke7 RI Joko Widodo menghadiri prosesi akad nikah Kepala Sekretaris Presiden (Kasespri) R
NASIONAL
JAKARTA Nama Mulyono alias Nono muncul dalam konstruksi perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Tim Opsnal Ranmor Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh mengungkap kasus dugaan perampasan sepeda motor di wilayah huku
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah tokoh nasional menghadiri akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, dengan Chika
NASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam bergerak fluktuatif sepanjang pekan terakhir, 1723 Agustus 2026. Meski sempat turun cukup dalam, harga emas ba
EKONOMI
MEDAN Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang resmi memasuki masa uji coba pada Agustus 2026. Moda transportasi publik ini menghubungka
NASIONAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 87 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan masih terdapat sekitar 1.800 ton emas yang disimpan ole
EKONOMI