BRI Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp1,8 Juta untuk 418 Warga Desa Hutagodang Terdampak Bencana
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
JABAR -Sungai Citarum, yang terkenal dengan tingkat pencemaran yang sangat tinggi, kembali dipenuhi sampah, khususnya di area Oxbow Cicukang, Mekarrahayu, Margaasih, Kabupaten Bandung.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang memerintahkan Kepala PSDA Provinsi Jawa Barat untuk menurunkan empat unit kapal ponton guna membersihkan sampah di sungai tersebut.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Mochammad Dian Al Ma'ruf, menjelaskan bahwa meskipun sebelumnya sungai ini telah dibersihkan pada 25 Januari hingga 2 Februari 2025, sampah kembali menumpuk hanya beberapa hari setelah pembersihan dilakukan.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa permasalahan sampah di Sungai Citarum masih jauh dari kata selesai.
Selain itu, Sungai Citarum dinobatkan oleh Badan Pembangunan PBB (UNDP) Indonesia sebagai salah satu sungai paling tercemar di dunia.
Sungai yang juga dimanfaatkan sebagai sumber air minum untuk kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan Tangerang ini, kini telah tercemar oleh berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, limbah rumah tangga, hingga limbah industri.
Beberapa titik di sepanjang sungai bahkan tertutup sampah dan eceng gondok, membuat permukaan sungai hampir tak terlihat.
Upaya pembersihan Sungai Citarum telah dilakukan sejak lama. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah meluncurkan berbagai program, seperti gerakan Citarum Harum yang dimulai pada 2018.
Program ini berfokus pada percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai dengan target untuk menjadikan Sungai Citarum bersih dalam tujuh tahun. Meski begitu, hingga tahun 2025, sampah di sungai tersebut masih menjadi masalah yang belum tuntas.
Dengan berjalannya waktu, pemerintah melalui berbagai program sinergis dan terintegrasi bersama Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah di sekitar Sungai Citarum diharapkan dapat menyelesaikan masalah pencemaran ini, termasuk dengan penurunan kapal ponton yang diharapkan bisa mengurangi dampak buruk sampah di sungai tersebut.
(km/n14)
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menggelar Gebyar Safari Ramadhan di Masjid Agung
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa penertiban lapak
PEMERINTAHAN
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL