Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JAKARTA -Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan kesiapan untuk turun ke jalan dalam demonstrasi menentang rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Koordinator Pusat BEM SI, Satria Naufal, menyatakan bahwa aksi ini dapat dilaksanakan pekan ini, bahkan jika eskalasi emosional masyarakat semakin meningkat.
“(Kami) akan turun, bahkan jika eskalasi emosional masyarakat meningkat, pekan ini kita turun ke jalan,” ungkap Satria dalam pernyataannya pada Jumat (20/12/2024) malam.
Pernyataan ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah, yang mencakup 350 kampus dan tersebar di 14 wilayah di seluruh Indonesia. BEM SI juga sedang mengkaji penolakan dari masing-masing kampus, serta mencari mitra strategis untuk memperbesar eskalasi isu ini.
Satria menekankan bahwa BEM SI menuntut Presiden untuk mengkaji ulang dan membatalkan rencana kenaikan PPN tersebut. Menurutnya, kebijakan ini tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum merata dan sedang dalam keadaan yang tidak stabil.
“Pertimbangannya sudah jelas, pada proses kebijakan PPN naik hingga 12 persen ini tidak diimbangi dengan pendapatan masyarakat yang meningkat, lapangan pekerjaan yang tambah luas,” ujar Satria.
Meski kenaikan PPN ini disebutkan hanya akan berlaku untuk barang-barang mewah, Satria tetap mengingatkan bahwa kebijakan ini akan memengaruhi daya beli masyarakat secara keseluruhan. Kebijakan ini dianggap tidak memperhitungkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan pasca-pandemi.
Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2025, tarif PPN akan meningkat menjadi 12 persen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi kebijakan ini dalam Konferensi Pers Paket Stimulus Ekonomi untuk Kesejahteraan pada Senin (16/12/2024).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa PPN 12 persen akan dikenakan pada barang dan jasa mewah atau premium, seperti bahan makanan premium, daging wagyu, ikan salmon premium, serta jasa pendidikan dan pelayanan kesehatan berstandar internasional. Namun, beberapa barang kebutuhan pokok, seperti beras, daging ayam ras, telur ayam, dan minyak goreng, tetap akan dibebaskan dari PPN, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2020.
Sementara itu, pemerintah juga telah mengalokasikan insentif PPN sebesar Rp 265,5 triliun untuk sektor bahan makanan, otomotif, dan properti, guna mendukung perekonomian pada tahun 2025 mendatang.
BEM SI berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini, dengan mendengarkan suara masyarakat yang merasa terdampak secara langsung. Demonstrasi yang direncanakan diharapkan dapat menjadi bentuk penyampaian aspirasi bagi banyak pihak yang menilai kebijakan ini tidak berpihak kepada rakyat.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA