"Mau Hadir Gimana?" SBY Berpotensi Absen di Sidang Tahunan MPR
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpeluang tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPRDPD yang d
POLITIK
MEDAN -Komunitas Pers Peduli Anak (KPPA) Kota Medan menyampaikan apresiasi atas komitmen Wali Kota Medan, Rico Waas, yang terus melanjutkan program Kota Layak Anak (KLA) sebagai warisan visi kepemimpinan wali kota sebelumnya.
Ketua KPPA Kota Medan, Muhammad Edison Ginting, menilai langkah tersebut sangat strategis dan dibutuhkan, mengingat anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.
"Tentunya ini sangat kita apresiasi. Apalagi ini merupakan program wali kota terdahulu yang perlu diteruskan dan ditingkatkan. Kita ingin Medan ini menjadi kota yang layak untuk ditempati anak-anak," ujar Edison, Sabtu (24/4/2025).
Siap Berkontribusi untuk Anak-Anak Medan
Edison juga menegaskan bahwa KPPA Kota Medan siap menjadi mitra Pemko Medan dalam mewujudkan kota yang ramah anak. Tahun ini, KPPA telah menyiapkan sejumlah program yang menyentuh langsung kondisi anak-anak marjinal di 21 kecamatan.
Salah satu fokus KPPA adalah melakukan pendataan terhadap anak-anak yang hak-haknya terabaikan, seperti anak putus sekolah, anak dari keluarga miskin yang rawan stunting, serta anak-anak pekerja jalanan yang hidup dalam tekanan ekonomi.
"Kami ingin berperan aktif, khususnya untuk anak-anak yang haknya dikesampingkan karena kondisi ekonomi keluarganya. Ini langkah awal dari komitmen KPPA mendukung Medan sebagai Kota Layak Anak," jelasnya.
Keprihatinan atas Anak Jalanan dan Eksploitasi Anak
Edison juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena anak-anak yang dipaksa mengemis, bahkan di usia sangat muda, di sudut-sudut kota Medan. Menurutnya, masalah ini tidak bisa hanya diserahkan ke pemerintah.
"Pemerintah, khususnya Dinas Sosial Kota Medan, tentu sudah bekerja keras, tapi tidak bisa sendirian. Diperlukan kolaborasi bersama komunitas dan lembaga yang benar-benar peduli terhadap isu anak," pungkasnya.
KPPA berharap ke depan semakin banyak pihak yang peduli dan terlibat dalam gerakan mewujudkan Medan sebagai kota yang benar-benar layak bagi tumbuh kembang anak secara fisik, mental, dan sosial.*
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpeluang tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPRDPD yang d
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 saksi dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) per
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia segera ditanga
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Dua warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabra
PERISTIWA
JAKARTA Komisi III DPR RI menggelar rapat tertutup untuk membahas kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri di Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bambang Harymurti mendorong pembentukan lembaga pengelola aset yang independen dalam pembahasan Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta seluruh jajaran Kementerian HAM di berbagai daerah aktif turun ke masyara
NASIONAL
JAKARTA Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka terbila
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Robi Barus meminta dugaan jual beli jabatan yang menyeret eks Camat Medan Timur Fernanda diusut s
PEMERINTAHAN