Rismon Sianipar Minta Maaf Setelah Akui Ijazah Jokowi Asli, Wapres Gibran Beri Respons
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi positif permintaan maaf yang disampaikan peneliti Rismon Sianipar kepada Presid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Yasonna Laoly, batal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (13/12/2024). Yasonna seharusnya diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku, tersangka yang hingga kini masih menjadi buronan.
Tessa Mahardhika Sugiarto, Juru Bicara KPK, menyampaikan bahwa penyidik telah meminta untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Yasonna Laoly. Alasan ketidakhadirannya disampaikan langsung oleh Yasonna, yang mengatakan bahwa dirinya memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Untuk YSL, info dari penyidik minta dijadwalkan ulang,” ujar Tessa saat dihubungi oleh wartawan. Meski demikian, Tessa belum dapat memastikan kapan pemeriksaan ulang terhadap Yasonna Laoly akan dilakukan.
Sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat panggilan untuk pemeriksaan ke tiga alamat yang berbeda, termasuk rumah jabatan dan rumah pribadi Yasonna. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap lebih lanjut keterlibatan Yasonna dalam kasus suap yang melibatkan Harun Masiku, mantan kader PDIP yang menjadi buronan.
Kasus ini bermula pada Januari 2020, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diduga menerima suap dari Harun Masiku untuk memuluskan langkah Harun menjadi anggota DPR. Sejak saat itu, Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka, namun ia menghilang dan masuk dalam daftar Daftar Pencarian Orang (DPO).
Harun Masiku kemudian dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang Internasional (Red Notice) pada Juli 2021, namun hingga kini belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh KPK, termasuk dengan memeriksa sejumlah saksi yang diduga memiliki informasi terkait keberadaan Harun.
Pihak KPK mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan berbagai upaya penyelidikan, termasuk penyadapan, untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam melindungi Harun Masiku. Sampai saat ini, keberadaan Harun Masiku tetap menjadi teka-teki.
Pencarian terhadap Harun Masiku terus dilakukan, dan KPK juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan mantan kader PDIP tersebut. Informasi dapat disampaikan ke Rossa Purbo Bekti, melalui email atau nomor telepon yang tertera dalam surat DPO.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat pentingnya penuntasan kasus korupsi di tubuh KPU dan upaya untuk menangkap Harun Masiku yang kini masih buron.
(N/014)
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi positif permintaan maaf yang disampaikan peneliti Rismon Sianipar kepada Presid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk menyelamatkan populasi gajah di Indonesia yang kian terdesak. Presiden Prabowo Subia
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026), seiring mayoritas mat
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026), dengan sejumlah saham bluechip seperti PT
EKONOMI
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, membawa pesan mendalam saat Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Taqwa, Jalan Jermal
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Ut
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/3/2026
EKONOMI
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Ombudsman RI da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polemik kepengurusan DPC PDIP Medan terus memanas. Mantan Wakil Ketua DPC PDIP Medan, Parlindungan Sinaga, menyoroti belum keluarn
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong penyelenggaraan event internasional berkelas dunia di Sumut guna memperku
PEMERINTAHAN