BRI Siapkan KUR 2026: Simak Besaran Pinjaman dan Tenor Cicilannya!
JAKARTA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa mulai merencanakan pembiayaan usaha dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 202
EKONOMI
JAKARTA -Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah terhadap maraknya kasus penipuan kerja yang menimpa ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja dan kawasan Asia Tenggara lainnya.
Dalam rapat dengan Menteri Luar Negeri Sugiono, Nurul meminta penjelasan terkait upaya konkret untuk mencegah agar WNI tidak terus menjadi korban sindikat kejahatan siber lintas negara.
"Pak, ini yang penipuan kerja warga negara Indonesia di Kamboja, Pak ini kan sangat memprihatinkan. Dan terjadinya di kalangan anak-anak muda yang bukan tidak berpendidikan, tapi berpendidikan," kata Nurul dalam rapat di DPR, Senin (30/6).
Ia menilai masih ada kelengahan dari pemerintah dalam melindungi warganya, sehingga mereka mudah terjerumus menjadi bagian dari jaringan penipuan daring seperti admin judi online hingga scammer internasional.
"Kita careless, sehingga membuat warga negara sendiri itu masuk ke dalam perangkap di Kamboja, perbatasan Myanmar, dan lain sebagainya," lanjut Nurul.
Menanggapi hal tersebut, Menlu Sugiono mengakui bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan berbagai langkah perlindungan dan repatriasi terhadap korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun penipuan kerja.
Namun, Sugiono juga menyoroti bahwa tidak semua WNI yang terlibat benar-benar murni korban.
"Saya kira ini templatenya sama, antara yang di Myanmar dan Kamboja. Tidak semuanya merupakan korban TPPO. Ada juga yang menjadi repeated offender—sudah dipulangkan, tapi kembali lagi terlibat," ujarnya.
Sugiono mengungkapkan bahwa dari total 7.600 kasus sepanjang 2021 hingga 2025, sekitar 4.300 kasus terjadi di Kamboja, dan 1.300 di Myanmar. Dari jumlah tersebut, 1.508 kasus teridentifikasi sebagai TPPO.
Menteri Sugiono juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar dapat mengenali risiko dan tanda-tanda pekerjaan fiktif atau penipuan.
"Harus ada penyuluhan, sosialisasi, dan pengecekan rekam jejak perusahaan perekrut. Ini harus dilakukan secara menyeluruh," tegasnya.
Namun ia juga mengakui masih ada tantangan besar dalam pendataan WNI, terutama mereka yang bekerja secara ilegal atau tidak terdokumentasi dengan baik di luar negeri.
JAKARTA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa mulai merencanakan pembiayaan usaha dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 202
EKONOMI
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan penurunan harga beberapa komoditas pangan penting pada Senin pagi (26/1/2026). Data yan
EKONOMI
MEDAN Tahun 2026 menjadi sorotan pengamat langit dan masyarakat Indonesia karena fenomena astronomi langka gerhana matahari. Meski jalu
PERISTIWA
BOGOR Presiden Prabowo Subianto langsung memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Minggu (2
NASIONAL
BANDA ACEH Wanita Syarikat Islam (WSI) Aceh melaksanakan silaturrahmi antar pengurus di kediaman Wakil Ketua WSI Aceh, Ir Nurjani Abdull
NASIONAL
MEDAN Puasa Ramadan selalu menjadi momen sakral yang ditunggutunggu oleh umat Islam di seluruh Indonesia. Selain menjadi ibadah wajib, bu
AGAMA
OlehMarselinus Nirwan Luru.KUNJUNGAN Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 1213 Januari 2026 kembali menghidupkan per
OPINI
DENPASAR Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang diselengg
NASIONAL
MEDAN Robi Barus, kader militan yang telah setia berjuang di PDI Perjuangan (PDIP), kini tengah menghadapi ujian besar dalam karier poli
POLITIK
TAPSEL Bencana banjir bandang yang melanda Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada akhir 2025 terus mengundang soro
HUKUM DAN KRIMINAL